spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATDinas Dukcapil KSB Bentuk Garda Adminduk di Sekolah

Dinas Dukcapil KSB Bentuk Garda Adminduk di Sekolah

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat turut melibatkan anak-anak sekolah dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya administrasi kependudukan (Adminduk).
Pelibatan para siswa itu caranya dengan membentuk Gerakan Pelajar Sadar (Garda) Adminduk. Dimana lewat wadah itu siswa tiap sekolah tingkat SMA/SMK direkrut menjadi duta untuk mensosialisasikan pentingnya kebutuhan adminduk dalam kehidupan masyarakat.

Sekretaris Dinas Dukcapil KSB, Hj. Lenny Tovani mengatakan, siswa yang tergabung dalam Garda Adminduk itu akan ditugaskan di sekolah dan lingkungannya masing-masing, selain memberi informasi termasuk juga menginventarisir teman dan warga di lingkungannya yang wajib terdata dalam data-data adminduk.

“Misalnya di sekolah, mereka data temannya yang sudah wajib KTP dan kemudian mengarahkan membuat KTP. Kalau di lingkungan rumahnya mereka juga jadi corong sosialisasi kami,” kata Hj. Lenny, Kamis (20/6).

Keberadaan para siswa yang tergabung di Garda Adminduk itu, diakui Hj. Lenny sangat membantu kerja dinasnya. Terutama saat ini jelang pelaksanaan Pilkada, untuk menginventarisir para pemilih pemula guna mendapatkan KTP, Garda Adminduk sekolah dikerahkan mendata para siswa yang sudah memiliki hak pilih di Pilkada 27 November mendatang untuk mengurus KTP.

“Gerakan Garda Adminduk sekolah ini lebih efektif. Karena mereka tahu siapa saja temannya yang sudah bisa memilih November nanti tapi belum punya KTP sampai sekarang atau belum mengurus,” ujarnya.

Selain mengerahkan Garda Adminduk sekolah, Hj. Lenny menyampaikan, pihaknya juga melakukan turun lapangan ke desa-desa. Petugas dikerahkan mendata masyarakat yang belum memiliki KTP sebagai syarat untuk masuk dalam data pemilih Pemilu 27 November mendatang. “Kami sudah koordinasi dengan camat dan kepala desa maupun lurah. Dalam waktu dekat kami akan turun lapangan menyisir lagi masyarakat yang belum punya KTP,” janjinya.

Berkaca pada Pemilu Februari lalu, diakui Hj. Lenny saat itu masih terdapat masyarakat jelang pencoblosan masih sibuk mengurus pembuatan KTP. Tertuama oleh pemilih pemula, mereka ramai mengurus KTP di masa tenang jelang hari pemilihan. “Kami tidak mau seperti itu lagi. Makanya di Pilkada nanti kami berupaya semua yang wajib pilih sudah punya KTP di hari H (pencoblosan),” janjinya.(bug)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO