spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaPOLHUKAMPOLITIKMuazzim Sebut Parpol KIM Berpeluang Bersatu di Pilkada NTB 2024

Muazzim Sebut Parpol KIM Berpeluang Bersatu di Pilkada NTB 2024

Mataram (Suara NTB) – Konstelasi dinamika politik pilkada NTB 2024 masih terus bergerak dinamis, tarik ulur dukungan partai politik dan bongkar pasang bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB masih berpeluang terjadi sampai dengan waktu pendaftaran ke KPU.

Hal itu diakui oleh Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) NTB, H Muazzim Akbar saat dikonfirmasi. Diungkapkan Muazzim bahwa dinamika politik terkini, kemungkinan akan terbangun koalisi besar di Pilkada NTB 2024.

“Insyaallah akan ada koalisi besar nanti di Pilkada NTB. Kita lagi komunikasi dengan parpol-parpol yang akan bergabung di koalisi besar ini,” ungkap Muazzim saat dikonfirmasi pada Jum’at 21 juni 2024 kemarin.

Koalisi besar yang disebut Muazzim tersebut adalah bangunan Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilpres 2024 kemarin yang mengusung pasangan Prabowo-Gibran. Kemungkinan akan berkelanjut juga ke Pilkada NTB.

“Kalau kita lihat situasi sekarang ini di pusat, insyaallah mudah-mudahan. Sekarang ini kita terus komunikasi dengan partai-partai yang ada di Koalisi Indonesia maju, seperti Gerindra, Golkar, Demokrat, PBB dan tentu juga ada PAN,” sebut Muazzim.

Jika koalisi besar tersebut terwujud di Pilkada NTB 2024 ini, maka kemungkinan tidak akan banyak pasangan Calon yang akan bertarung. Hal itu juga yang dikehendaki oleh parpol-parpol yang ada di KIM, bagaimana pilkada NTB cukup hanya diikuti oleh dua Paslon saja.

“Kalau koalisi besar ini jadi maka tidak banyak calon jadinya. Dan kami memang berharap tidak usah terlalu banyak calon, cukup dua calon saja, head to head saja. Siapa yang menang nanti akomodir yang kalah,” ungkapnya.

Jika parpol anggota KIM itu benar diturunkan ke pilkada NTB, maka KIM hampir menguasai setengah dari jumlah kursi di DPRD Provinsi NTB hasil pemilu 2024. Yakni Golkar 10 kursi, Gerindra 10 kursi, Demokrat 6 PAN 4 kursi, dan PBB 2 kursi, sehingga totalnya menjadi 32 kursi dari 65 kursi di DPRD Provinsi NTB. “Insyaallah diluar KIM, PKB juga akan bergabung,” kata politisi PAN itu.

Diketahui koalisi besar KIM tersebut arahnya nanti akan mendukung pasangan Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Damayanti Putri (Iqbal – Indah) Dimana dua parpol KIM tersebut sudah memberikan rekomendasi dukungan ke Iqbal – Indah yakni PAN sendiri dan juga Demokrat. “Kalau rekomendasi sudah kita (PAN) berikan ke Iqbal,” pungkasnya. (ndi)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO