spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBPembukaan MTQ Ke XXX Tingkat Provinsi NTB Tahun 2024, Bupat KSB :...

Pembukaan MTQ Ke XXX Tingkat Provinsi NTB Tahun 2024, Bupat KSB : Bukti Semangat Kekeluargaan Sesama Warga NTB

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXX Tingkat Provinsi NTB Tahun 2024 di Kabupaten Sumbawa Barat resmi dibuka, Sabtu malam 22 Juni 2024. Pembukaan festival keagaan Islam yang dipusatkan di alun-alun Kota Taliwang itu berlangsung semarak dan penuh khidmat.Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan MTQ Tingkat NTB tahun ini benar-benar membuat takjub seluruh kafilah kabupaten/kota peserta. Rangkaian pembukaan yang digelar maraton sejak Jumat malam dengan malam taaruf, pawai taaruf pada Sabtu pagi harinya. Semua acara diselenggarakan dengan sajian pertunjukan beragam atraksi pertunjukan budaya Samawa.

Pun di malam pembukaan, tak hentinya beragam atraksi disajikan. Seperti paduan suara membawakan lagu Sumbawa, penampilan group qasidah rebana, hingga tarian religi dengan judul ‘Nur di Tanah Pariri Lema Bariri’. Hal ini kemudian tak pelak berbuah decak kagum para tamu undangan mulai dari bupati/walikota dan puluhan pejabat dari berbagai kabupaten/kota termasuk Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Ibnu Salim yang didapuk meresmikan pembukaan MTQ ke-XXX NTB itu.

Bupati Sumbawa Barat, H. W. Musyafirin semakin menguatkan suasana kemeriahaan pembukaan karena mengawali sambutannya dengan lawas atau pantun khas Samawa. Lawasnya berisikan ucapan selamat datang kepada peserta MTQ yang hadir dari seluruh kabupaten/kota se-NTB. “Selamat datang semua kafilah di Sumbawa Barat,” katanya.
Menurut Bupati, Sumbawa Barat yang ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ NTB tahun ini mempersiapkan dengan penuh semangat gotong royong. “Kalau orang Sumbawa bilang, Basiru (gotong royong). Dengan basiru-lah semua ini bisa terwujud,” cetusnya.

Dengan semangat gotong royong, Bupati menyebut Pemerintah KSB melibatkan berbagai pihak. Mengoptimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki agar dapat memberikan pelayanan yang prima, kenyamanan dan keamanan kepada seluruh kafilah.
“Kami menyadari bahwa banyak sekali keterbatasan kami terutama dalam hal tempat pemondokan kafilah. Banyak kafilah dari kabupaten/kota yang tidak mendapatkan hotel yang berdekatan dengan arena, sehingga dalam hal pemondokan, pilihan kami memanfaatkan rumah warga yang berada di dalam Kota Taliwang,” urainya.

Ditunjuk untuk kedua kalinya sebagai tuan rumah MTQ NTB, Bupati mengungkapkan hal tersebut sebagai sebuah kebanggaan tersendiri bagi pemerintah dan masyarakat KSB. Orang nomor satu di KSB ini pun mengungkapkan, bagaimana kemudian semangat MTQ saat KSB pertama kali ditunjuk menjadi tuan rumah sekitar 10 tahun silam membuat berbagai program untuk membumikan al quran di tanah Pariri Lema Bariri. Di mana salah satu program itu adalah Tuntas Baca Al quran (TBA).

‘’Dengan program itu kini ada sekitar 11.000 ibu-ibu menjadi melek baca Al’quran. Nah dengan kedatangan para qori/qoriah, hafidz/hafidzah ke rumah-rumah penduduk di MTQ ini warga kami dapat secara langsung mendengarkan, melihat, dan belajar tentang bagaimana melantunkan Al Quran dengan baik dan benar,’’ harapnya seraya menambahkan ada berkah lain yang akan diperoleh KSB sebagai tuan rumah.‘’Berkah lain dari kegiatan MTQ ini Insyaallah selama lima hari ke depan, keramaian di Kota Taliwang akan bertambah, dan mendorong aktifitas ekonomi masyarakat bergerak maju,” sambung Haji Firin sapaan akrab Bupati.

Selanjutnya Bupati menyampaikan, semangat MTQ sebenarnya tidak sekadar sebagai sebuah event festival keagamaan. Lomba baca kitab suci Al’ quran itu khusus di NTB selama ini menjadi ajang mempererat semangat kekeluargaan dalam bingkai persaudaraan sesama warga NTB. “Semangat ini yang terpenting dan itu nilai yang tak bisa ditukan dengan materi dalam bentuk apapun,” tegas bupati.

Sementara itu Pj. Sekda NTB, H. Ibnu Salim dalam sambutannya, menyampaikan kegiatan MTQ tingkat propinsi tahun ini agar dapat menjadi pendoronh untuk mengaplikasikan nilai al quran pada diri masyarakat NTB yang berakhlak. “Alunan suara yang indah nan merdu dihiasi dengan tajwid oleh para qariah dapat menentramkan qalbu, sehingga insyaallah itu bisa menentramkan jiwa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pj. Sekda juga tak lupa menyampaikan pesan kepada para dewan hakim yang brtugas mengawal seluruh mata lomba. Ia meninta kepada para juri untuk tetap berpegang teguh dan menjunjung tinggi sportifitas. “Perlu diingat bahwa dewan hakim dituntut untuk menjunjung tinggi sportifitas seauai aturan yang berlaku. Karena ini merupakan tugas yang mulia dan terhormat yaitu menjaga kemurnian al quran. Sehingga kedepannya kita bisa membawa nama harum NTB ditingkat nasional maupun internasional,” cetusnya.(bug/*)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO