spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBTutup Bimbingan Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Keterampilan bagi Penerima Manfaat Puslansos, Dessy...

Tutup Bimbingan Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Keterampilan bagi Penerima Manfaat Puslansos, Dessy Hassanudin : Ini Upaya Pengentasan Kemiskinan

Mataram (Suara NTB)- Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi NTB Dessy Hassanudin menghadiri acara Penutupan Bimbingan Rehabilitasi Sosial dan Pelatihan Keterampilan bagi Penerima Manfaat di Pusat Pelayanan Sosial (Puslansos) Dinas Sosial (Dinsos) NTB Angkatan I Tahun 2024 yang berlangsung di Aula Rinjani Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi NTB, Selasa 30 juli 2024.

Pj Ketua TP PPK NTB Dessy Hassanudin mengungkapkan apa yang dilakukan Pemprov NTB saat ini adalah bentuk dari mewujudkan Pancasila di sila ke-5 yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan upaya pengentasan kemiskinan.

“Hal ini juga sering diungkapan oleh bapak Gubernur, dan pelatihan ini diberikan agar penerima manfaat tetap semangat dan optimis bahwa masa depan akan lebih baik lagi, itu harapan kita semua,” terangnya.

Selama menjalani kegiatan bimbingan dan pelatihan, penerima manfaat diberikan bekal materi keahlian dan keterampilan yang akan menambah kapasitas diri dan meningkatnya kreativitas di tengah masyarakat.

Di dalam kegiatan ini juga diberikan materi yang berkaitan dengan sikap dan prilaku. Untuk itu, Ia  juga berharap kepada seluruh peserta untuk tetap mengedepankan kedisiplinan, menjunjung tinggi etika moral, serta percaya diri dan bertekad untuk berubah ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

Dessy juga memberikan apresiasi kepada Dinsos NTB yang telah menginisiasi hadirnya pelatihan ini. Menurutnya, ini bentuk motivasi kepada seluruh penerima manfaat agar tetap semangat dan berusaha menjalani kehidupan di masa depan.

“Kepada seluruh penerima manfaat, saya juga berharap peralatan-peralatan atau toolkit yang diterima tidak dijual tapi dimanfaatkan sebaik mungkin, kalau usahanya berkembang, pemerintah akan memberikan modal usaha, jadi kalau ada kendala silakan disampaikan,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik S,Sos, MH mengatakan, jumlah peserta dalam kegiatan bimbingan rehabilitasi dan pelatihan keterampilan ini sebanyak 163 penerima manfaat yang berasal dari empat Pusat Layanan Sosial yang merupakan UPT dari Dinas Sosial NTB.

Rinciannya yaitu Pusat Pelayanan Sosial Bina Remaja Karya Mandiri sebanyak 60 anak. Mereka terdiri dari anak-anak remaja yang putus sekolah, remaja yang tak memiliki pekerjaan dan mereka yang pernah memiliki masalah sosial.

Kemudian Pusat Pelayanan Sosial Bina Karya Madani sebanyak 43 orang penerima manfaat. Mereka bahkan ada yang berasal dari satu keluarga dengan mengikuti pelatihan keterampilan yang berbeda-beda.

Selanjutnya Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita Mirah Adi dengan peserta sebanyak 30 orang penerima manfaat. Dulunya Pusat Pelayanan Sosial Karya Wanita ini tempat menitip para wanita yang terjaring razia pihak kepolisian, namun kini penerima manfaat berasal dari orang-orang yang memiliki kemampuan untuk maju, sehingga Dinsos memberikan latihan keterampilan dengan sungguh-sungguh.

“Selesai mereka mendapat pelatihan, mereka bisa buka usaha sendiri,” kata Dr. Aka, sapaan akrab Kepala Dinas Sosial NTB.

Kemudian Pusat Pelayanan Sosial Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Sasambo Matupa memiliki perserta sebanyak 30 orang. Mereka kata Dr. Aka adalah orang-orang yang memiliki bakat dan semangat untuk maju.

“Di luar empat Pusat Pelayanan Sosial tersebut di atas, kami juga memiliki empat UPT Pusat Pelayanan Sosial lainnya” katanya.

Dr. Aka mengatakan, para peserta yang mendapat pelatihan ini akan diberikan bantuan peralatan sesuai dengan keahlian yang dimilikinya tanpa dipungut biaya apapun. Jika mereka berhasil membangun usahanya dengan baik, Dinas Sosial NTB sudah menyiapkan bantuan wirausaha.

Ia mengatakan, para penerima manfaat ini telah diberikan pelatihan selama tiga bulan. Jenis keahlian yang mereka terima selama tiga bulan yaitu Tata Boga, Tata Busana, Pertukangan, Tata Rias, Desain Grafis, Membatik, Pendingin AC dan Las.  Selain mereka mendapatkan keterampilan, mereka juga mendapatkan pelatihan mental spiritual sebagai bekal berkiprah di tengah masyarakat.

“Kebanggaan-kebanggannya itu kita tumbuhkan dengan kita ajak pesiar ke tempat-tempat yang mungkin mereka tak pernah mimpi bisa kesana. Misalnya ke Mandalika, ke Islamic Center,” katanya.

Kepala Dinas menekankan bahwa seluruh penerima manfaat ini bisa menggunakan keterampilannya dan peralatan yang akan dibantu tersebut untuk pengembangan usahanya. Agar usahanya berkembang, nantinya ada pekerja sosial yang akan mendampingi mereka agar sukses.

Dinas Sosial NTB tahun 2024 ini juga menyalurkan bantuan sebesar Rp3,6 miliar lebih untuk 354 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se NTB. Bantuan ini secara rutin diberikan oleh pemerintah untuk seluruh LKSA di daerah ini.(ris)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO