spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWABJS Berkomitmen Lanjutkan Pembangunan di Sumbawa

BJS Berkomitmen Lanjutkan Pembangunan di Sumbawa

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Bakal Calon Wakil Bupati Sumbawa, H. Burhanuddin Jafar Salam (BJS) berkomitmen melanjutkan pembangunan yang telah dicanangkan Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah di periode pertamanya menjabat.

“Kami menggunakan tagline Barema Mo Jatu Samawa, karena tagline ini sebagai bentuk ikhtiar kami dengan mengajak masyarakat bersama-sama membangun Sumbawa yang lebih baik,” ucapnya saat mengikuti kegiatan diskusi publik di Comfy Cafe, Jumat, 9 Agustus 2024.

Barema (bersama,red) diakuinya sebagai kata-kata yang sakti untuk mengajak semua masyarakat. Visi utama nantinya yakni berkeadaban selain membangun yang bersifat fisik, juga ada keseimbangan lahir dan bathin.

“Kita sebagai orang Sumbawa, ada hal yang terlupakan yakni suasana membangun dengan rasa kekeluargaan,” ucapnya.

Tentu dalam membangun Sumbawa, lanjut BJS, maka hal yang utama dilakukan yakni pembenahan di sektor pendidikan. Karena melalui pendidikan akan lahir manusia- manusia yang memiliki adab dalam melanjutkan pembangunan yang ada di Sumbawa.

“Setiap pembangunan dan kemajuan tidak boleh terhenti, sehingga kami selaku bakal calon wakil bupati akan tetap melanjutkan program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah,” sebutnya.

Perbaikan Infrastruktur

Berdasarkan data tingkat kemantapan Infrastruktur jalan di Sumbawa baru di angka 48 persen, sehingga BJS bersama dengan Haji Mo berkomitmen dan menargetkan kemantapan jalan Kabupaten di angka 80 persen.

“Kami sadari Sumbawa ini luas dengan rentang kendali yang panjang ditambah lagi dengan fiskal daerah yang terbatas. Makanya kami berkomitmen dengan CSR dari sejumlah perusahaan penanganan jalan ini bisa dilakukan,” ucapnya.

Beberapa jaringan untuk mendapatkan anggaran di pusat, provinsi juga dilibatkan untuk bersama-sama membangun Sumbawa.  Pola ini dilakukan sehingga apa yang menjadi pekerjaan di Sumbawa bisa dilaksanakan dengan baik dan tuntas.

“Kita bersama-sama mencari anggaran di pusat dan Provinsi untuk melanjutkan pembangunan yang ada di Sumbawa dengan catatan kami tidak akan menggunakan calo,” tegasnya.

Pola Khusus terkait Jagung

Burhanuddin Jafar Salam (BJS) mengaku sudah menyiapkan pola khusus menekan terjadinya kerusakan hutan akibat alih fungsi lahan untuk tanaman jagung yang masif. Salah satunya dengan melakukan pemetaan terhadap lokasi yang bisa digunakan untuk tanaman jagung.

“Kita tidak bisa menghalangi orang menanam jagung karena itu merupakan mata pencaharian masyarakat, tetapi kami akan melakukan pemetaan sehingga kerusakan hutan tidak semakin masf,” kata BJS.

Selain jagung, pihaknya juga memberikan atensi khusus terkait dengan sektor tambang baik itu yang legal maupun ilegal. Hal tersebut dilakukan, untuk menekan terjadinya kerusakan hutan akibat ilegal mining.

“Kami tetap akan memberikan atensi khusus terkait tambang terutama yang ilegal untuk menekan kerusakan hutan yang terjadi di Sumbawa,” tukasnya. (ils)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO