spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATSosialisasi Rokok Ilegal, Satpol-PP KSB Libatkan Youtuber Lokal

Sosialisasi Rokok Ilegal, Satpol-PP KSB Libatkan Youtuber Lokal

Taliwang (Suara NTB) – Pegiat kreator digital menjadi salah satu pihak yang dilibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sumbawa Barat dalam menyosialisasikan bahaya rokok ilegal.

Kepala Satpol-PP KSB melalui kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang Undangan Daerah (P3D), Rato Hendra mengatakan, tahun ini program sosialisasi Bahaya Barang Kena Cukai (BKC) khususnya rokok ilegal hasil tembakau dikemas pihaknya dengan memanfaatkan berbagai saluran yang ada. Terutama saluran sosial media yang dapat mentransmisikan setiap pesan sosialisasi lebih luas. “Facebook, TikTok, Instagram dan lainnya kita pakai semua,” cetusnya, Selasa, 13 Agustus 2024.

Dalam membuat konten sosialisasi digital, dikakan Rato pihaknya menggandeng para youtuber lokal yang saat ini sedang digandrungi masyarakat KSB. Ada dua video sosialisasi yang telah diproduksi dan saat ini telah disebarluaskan melalui seluruh platform sosial Pemda KSB yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) setempat. “Video sosialisasinya juga bisa dilihat di kanal youtube Pemda KSB,” paparnya.

Pihaknya kata Rato, sengaja menggandeng konten kreator lokal untuk membuat materi sosialisasi bahaya rokok ilegal tahun ini. Memanfaatkan youtuber lokal menurutnya akan lebih mudah setiap pesan yang disampaikan kepada masyarakat.

Apalagi materi sosialisasi dibuat semenarik mungkin dengan memanfaatkan parodi-parodi lokal kenikinan yang kerap terjadi pada keseharian masyarakat. “Kita pakai bahasa Sumbawa logat Taliwang, disematkan juga kesenian Sakeco di dalamnya. Jadi menyenangkan kemudian ditonton dan pesannya mudah dimengerti masyarakat,” urainya seraya menambahkan cara itu juga dalam rangka menstimulasi tumbuhnya kreatifitas pegiat seni digital masyarakat.

“Dari sisi ekonomi kita juga turut membantu para konten kreator lokal kita. Jadi multi player effect program ini semakin banyak buat masyarakat,” sambung Rato.

Selanjutnya ia menyampaikan, pihaknya terus menggali pola-pola sosialisasi yang lebih efektif dalam menginformasikan terkait bahaya rokok ilegal ke tengah masyarakat. Dan saat ini menurut dia, sosial media menjadi saluran yang paling tepat untuk digunakan karena memiliki daya jangkau sangat luas. “Sekarang setiap orang punya hp (handphone) dan pasti punya sosial media minimal facebook. Makanya semua konten sosialisasi kita kita sebarluaskan ke semua platform sosial media, baik itu yang resmi oleh Pemda lewat Kominfo termasuk juga laman medsos anggota kami (Satpol-PP),” imbuhnya.(bug)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO