spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMDaerah Rawan Banjir di Mataram Mulai Dipetakan 

Daerah Rawan Banjir di Mataram Mulai Dipetakan 

Mataram (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram mulai memetakan daerah yang berpotensi rawan terjadi banjir. Pemetaan ini dibutuhkan untuk mempermudah mitigasi serta penanganannya. Pencegahan sejak dini telah dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Irwan Rahadi menjelaskan, rapat koordinasi bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah dibahas potensi kerawanan bencana yang muncul akibat dampak dari hidrometeorologi. Diprediksi di bulan November menjadi puncak hujan di Kota Mataram.

Beberapa kawasan rawan banjir telah dipetakan agar mudah dilakukan penanganan. “Termasuk itu yang kita bahas dalam rapat koordinasi bersama BMKG,” terang Irwan.

Kawasan rawan banjir terutama daerah yang berada di hilir, yakni Ampenan dan Sekarbela. Titik rawan banjir di antaranya, Kekalik Jaya, Pagesangan, Karang Pule dan lain sebagainya.

Irwan mengatakan, antisipasi telah dilakukan berkoordinasi dengan organisasi perangkat teknis (OPD) seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram, untuk melakukan normalisasi saluran dan lain sebagainya. “Kalau kami fokus penanganan dan pencegahan,” ujarnya.

Meskipun belum memasuki musim penghujan, pihaknya tetap menyiagakan personel untuk memantau kondisi di lapangan bila sewaktu-waktu terjadi banjir. Masyarakat diminta melaporkan apabila terjadi banjir atau genangan di wilayah mereka.

Pejabat sementara (Pjs) Walikota Mataram, Tri Budiprayitno sebelumnya telah meminta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Irwan Rahadi untuk melakukan upaya antisipasi potensi bencana yang akan muncul saat musim penghujan tiba. Saat ini, kondisi cuaca tidak dapat diprediksi sehingga perlu kewaspadaan bersama. “Kemarin, sempat hujan walaupun tidak lebat dan merata di Kota Mataram. Saya sudah ingatkan ke Plt Kalak BPBD untuk mengantisipasi potensi kebencanaan,” terangnya.

Saat ini, Kota Mataram masih siaga bencana karena belum ada eskalasi kebencanaan yang terjadi. Tri mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang. (cem)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO