spot_img
Minggu, Februari 1, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWAPembangunan Labkesda Terus Alami Tren Positif

Pembangunan Labkesda Terus Alami Tren Positif

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa, memastikan pengerjaan pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang berlokasi di RSUD Sumbawa di desa Sering, Kecamatan Unter Iwes terus mengalami tren positif dan ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun.

“Saat ini realisasi kumulatif pembangunannya mencapai 20,38 persen dari rencana  komulatif 9,64 persen. Artinya pengerjaan Labkesda tersebut mengalami deviasi positif 10,74 persen,” kata Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, H. Yudi Patria Negara kepada Suara NTB, Kamis, 3 Oktober 2024.

Haji Yudi, mengaku kehadiran Labkesda yang menelan anggaran Rp12, 3 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 dihajatkan untuk melengkapi fasilitas kesehatan di Sumbawa. Apalagi Labkesda ini berada satu kompleks dengan RSUD Sering sehingga akan mempermudah pelayanan nantinya.

“Labkesda ini kita hadirkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan kita tempatkan satu kompleks dengan RSUD,” ucapnya.

Selain Labkesda, pekerjaan Pembangunan Fasilitas Penguatan Layanan Rujukan (Ruang Rawat Inap (KRIS) dan Lanjutan Gedung Obgyn dan ICU) juga mengalami trend positif. Bahkan progres saat ini sudah mencapai 54,30 persen dan ditargetkan tuntas dalam 210 hari kerja.

“Jadi, untuk realisasi komulatifnya sebesar 54,30 persen dari rencana 47,53 persen. Itu artinya pembangunannya mengalami deviasi surplus 6,57 persen,” tambahnya.

Diakuinya, progres positif terhadap dua paket pekerjaan tersebut terjadi karena hampir semua material sudah berada di lokasi (material on site). Selain itu, tenaga kerjanya juga sudah tersedia sesuai kebutuhan dan pengawasan yang dilakukan segera maksimal oleh konsultan.

“Jadi, progres positif nya juga berkaitan dengan keaktifan pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam memantau setiap progres pengerjaan kedua proyek itu,” timpalnya.

Haji Yudi berharap, progres pembangunan saat ini terus konsisten sehingga tidak terjadi penumpukan pekerjaan di akhir waktu pelaksanaannya. Hal itu menjadi atensi pihaknya agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kita harap progres ini bisa stabil sampai akhir sebelum akhir kontrak dengan melihat dari progres ini, hanya finishing kecil saja di akhir kontrak nanti,” tukasnya. (ils)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO