spot_img
Senin, Februari 24, 2025
spot_img
BerandaPOLHUKAMPOLITIKKedaiKOPI : 02 Juara Debat Perdana Pilkada NTB , Kuasai Materi dan...

KedaiKOPI : 02 Juara Debat Perdana Pilkada NTB , Kuasai Materi dan Lugas Menjawab Paslon Lain

Mataram (Suara NTB) – Pasangan Pilgub NTB 2024 Nomor Urut 2 Zulkieflimansyah-Suhaili FT menuntaskan debat perdana, Rabu, 23 Oktober 2024 dengan tema Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Rakyat.

Duet dengan tagline Bersatu Menuju NTB Gemilang ini mampu memberikan penjelasan atas pertanyaan panelis maupun dua pasangan calon lainnya, yakni Nomor Urut 1 Sitti Rohmi Djalillah-Musyafirin dan Nomor Urut 2 Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri.

Communication Specialist Lembaga Survei KedaiKOPI Rosnindar Prio Eko Rahardjo mengatakan, Zul-Uhel menguasai alur dan isu tema debat.

“Ini menandakan bahwa Bang Zul dan Abah Uhel sdh sangat memahami permasalahan-permasalahan yang terjadi di NTB dan memiliki solusinya dibanding paslon lain,” ujarnya, Kamis, 24 Oktober 2024.
Rossi, panggilan akrabnya, menambahkan, penampilan Zul-Uhel di panggung debat mewakili pemilih pemula yang juga memiliki perhatian pada isu-isu seperti lapangan pekerjaan, hingga kesehatan.

“Jadi sangat anak muda banget. Dari hasil survei, sebagian swing voters itu adalah pemilih pemula alias Gen Z. Ceruk ini yang diambil Bang Zul,” urainya.

Demikian juga sikap Bang Zul dalam merespons pertanyaan Paslon lalin yang dinilai sebagai hal yang efektif.

“Paslon lain tampak seperti nakal ke Bang Zul yang tujuann memukul Zul-Uhel, tapi akhirnya malah menjadi bumerang karena jawaban Bang Zul berbasis data,” jelasnya.

Dia mengatakan, performa Zul-Uhel dalam debat perdana sebagai bukti bahwa pasangan ini yang paling siap melanjutkan pembangunan agar tidak dimulai lagi dari awal dengan hadirnya pemimpin baru.

Hasil ini dinilai dapat mengerek tingkat keterpilihan Zul-Uhel jelang hari pencoblosan.

“Sangat mungkin elektabilitas Zul-Uhel akan naik seiring visi misinya yang tepat untuk melanjutkan program periode sebelumnya,” tutup Rossi.

Salah satu contoh respons menohok Bang Zul, yakni mengomentari Iqbal mengenai meritokrasi ASN dalam tata kelola birokrasi.

Zul mengungkap menjadi gubernur tidak seperti duta besar atau jabatan Iqbal sebelum maju Pilgub NTB.

Zul mengatakan memberikan kesempatan kepada orang-orang yang berprestasi atau memiliki kemampuan bukan berdasarkan kekayaan atau kelas sosial menjadi penting.

Namun perlu diingat, kata dia, kadang-kadang untuk mengisi jabatan struktural di birokrasi memerlukan kelenturan dan toleransi.

“Kami sepakat, dengan apa yang disampaikan pasangan 03, tapi jadi gubernur itu beda dengan jadi Dubes,” jelas Bang Zul.

Tapi di sisi lain, Bang Zul juga legawa mengapresiasi Paslon lain.

Contohnya kala Rohmi diberi pertanyaan mengenai Zero Waste oleh Iqbal yang disebut ada tumpang tindih.

“Kalau jadi gubernur itu, Pak Iqbal, tidak ada istilah tumpang tindih karena provinsi ini perpanjangan tangannya pemerintah pusat.

“Nah soal zero waste ini harus diakui calon nomor urut 1 memang pakarnya. Semangatnya luar biasa.

“Hasil zero waste ini diakui nasional dan juga seluruh dunia. Ada salah satu bank sampah kita di Lombok Tengah itu jadi yang terbaik pengelolaan sampahnya,” jelas Zul.(r)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -





VIDEO