spot_img
Selasa, Februari 17, 2026
spot_img
BerandaPENDIDIKANPengajaran BIPA Harus Memperkenalkan Kebudayaan NTB

Pengajaran BIPA Harus Memperkenalkan Kebudayaan NTB

Mataram (Suara NTB) –  Sebanyak 50 peserta mengikuti Lokakarya Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diselenggarakan di Aula Ai Mata Jitu, SMKN 1 Sumbawa Besar, Senin, 21 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan keterampilan pengajaran BIPA, khususnya bagi para pendidik di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Pada hari pertama, para narasumber lokakarya memberikan materi terkait teori pengajaran BIPA serta metode penyampaian yang efektif, termasuk building knowledge of the field (BKOF), modeling of text (MOT), joint construction of text (COT), independent construction of text, serta tahap presentasi dan evaluasi. Metode-metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam mengajar bahasa Indonesia kepada penutur asing.

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Puji Retno Hardiningtyas, yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya pengajaran BIPA yang tidak hanya berfokus pada pengajaran bahasa, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada dunia.

“Melalui BIPA, kita bukan hanya mengajarkan bahasa Indonesia, tetapi juga mengenalkan budaya lokal, termasuk adat istiadat dan kekayaan tradisi NTB,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang pengajaran semata, tetapi juga mampu mendorong dan menghasilkan upaya nyata untuk peningkatan kuantitas dan kualitas pengajaran BIPA di NTB.

Pada Selasa, 22 Oktober 2024, Lokakarya Pengajaran BIPA di Kabupaten Sumbawa memasuki hari kedua dengan fokus pada pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Para narasumber memberikan pemaparan mendalam tentang teknik pembuatan RPP yang efektif, sebagai kelanjutan dari materi yang diberikan pada hari pertama.

Setelah penyampaian materi, para peserta lokakarya dibagi menjadi tujuh kelompok. Masing-masing kelompok diarahkan untuk membuat RPP sesuai dengan materi yang telah peserta pelajari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada para peserta dalam menyusun RPP yang akan digunakan dalam pengajaran BIPA.

Usai penyusunan RPP, para peserta diminta untuk menempelkan hasil kerja mereka di tempat yang telah disediakan. Setiap kelompok kemudian bergantian menjelaskan RPP yang telah mereka buat kepada peserta lainnya dalam sesi diskusi sambil berkeliling. Sesi ini diharapkan dapat mendorong interaksi dan saling berbagi pengetahuan antarpeserta, serta memperkaya pemahaman mereka dalam merancang RPP yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pemelajar BIPA. (ron)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO