Selasa, Maret 10, 2026

BerandaHEADLINENama Pejabat BKD Dicatut

Nama Pejabat BKD Dicatut

PEMERINTAH sekarang ini sedang melakukan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara serentak. Tahapan penerimaan CPNS dan PPPK ini dimanfaatkan oleh oknum -oknum tertentu dalam meraih keuntungan dengan mencatut nama pejabat. Begitu juga dalam proses mutasi pejabat yang bisa dilakukan dengan menyerahkan sejumlah uang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H. Yusron Hadi, ST., MUM., menyampaikan jika belakangan ini, ada pihak tertentu yang mencatut nama Plt Kepala Bidang (Kabid) Mutasi pada BKD NTB Rusdi Bahalwan terkait mutasi jabatan. Menurutnya, ada pihak yang mengaku sebagai Plt Kabid Mutasi menghubungi ASN di lingkup Pemprov NTB bisa memproses mutasi ASN ke posisi tertentu dengan menyerahkan sejumlah uang sebagai hal yang tidak benar.

‘’Ini dapat menciderai integritas kita dalam memberikan pelayanan kepegawaian, terlebih saat ini kita sedang melaksanakan tes CPNS dan PPPK.  Sekali lagi bila ada yang mengatasnamakan yang bersangkutan dengan nomor HP tersebut itu dan atas apa yang telah disampaikan aneh-aneh dengan meminta imbalan atas jasa pelayanan kepegawaian yang diberikan itu bohong dan sama sekali tidak benar,’’ tegasnya pada Suara NTB, Jumat, 6 Desember 2024.

Ditegaskannya, dalam proses mutasi pegawai tidak ada yang menyerahkan uang. Pihaknya akan melayani pegawai yang pindah atau mutasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, ungkapnya, nomor HP yang tertera bukan nomor HP yang digunakan oleh Plt Kabid Mutasi. Justru, foto profil yang bersangkutan disalahgunakan untuk hal yang tidak baik oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Begitu juga pada penerimaan CPNS dan PPPK, tambahnya, pihaknya mengingatkan pada pelamar CPNS dan PPPK untuk tidak percaya pada pihak -pihak yang mengaku dari BKD NTB dan bisa meluluskan. Apalagi pihak tersebut mengaku bisa meluluskan sebagai CPNS dan PPPK dengan menyerahkan sejumlah uang.

Dalam hal ini, ujarnya, pihaknya melakukan seleksi penerimaan CPNS dan PPPK berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Panitia penerimaan CPNS dan PPPK tetap memegang integritas. ‘’ASN dan masyarakat waspada dan jangan mudah percaya atas iming-iming lulus PPPK, iming-iming lulus CPNS, iming-iming promosi jabatan dan iming-iming tenaga honorer baru tidak ada itu,’’ tegasnya.

Saat ini sedang berlangsung seleksi kompetensi penerimaan PPPK secara serentak di seluruh Indonesia. Di NTB, seleksi kompetensi digelar di beberapa tempat, seperti di aula Wisma Tambora Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi NTB dan Asrama Haji Embarkasi Lombok serta di beberapa tempat di Pulau Sumbawa. (ham)

IKLAN

RELATED ARTICLES
IKLAN





VIDEO