spot_img
Jumat, April 4, 2025
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TIMURBupati Lotim Siap Lakukan Mutasi Pejabat

Bupati Lotim Siap Lakukan Mutasi Pejabat

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, menyatakan kesiapannya untuk melakukan mutasi terhadap sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah. Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menggali potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan H. Iron,  sapaan akrab Bupati Lotim kepada media, Senin, 3 Maret 2025. Bupati Lotim periode 2025-2030 ini diketahui menjabat sejak 20 Februari 2025. Guna memantapkan kinerja birokrasi untuk mewujudkan visi-misi Smart yang diusungnya, ia siap akan menempatkan pejabat yang sesuai bidang kompetensinya.

H. Iron menegaskan sistem merit tetap menjadi acuan utama dalam pemilihan pejabat. Ia mengingatkan agar para pejabat tidak perlu resah dengan agenda mutasi yang akan dilakukan. “Mutasi bukan sekadar rotasi biasa, melainkan bagian dari upaya untuk mengukur kemampuan dan kinerja ASN dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Bupati Lotim juga menekankan mutasi tidak perlu ditakuti. Menurutnya, rotasi jabatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ASN yang dimiliki Kabupaten Lotim. “Seluruh pejabat diminta tidak perlu takut. Ini adalah bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik,” tambahnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan pegawai pemerintah daerah terkait kemungkinan mutasi besar-besaran setelah H. Iron menjabat.

Meskipun memastikan adanya pergeseran jabatan dalam waktu dekat, Bupati Haerul Warisin masih merahasiakan jadwal pastinya. Saat ditanya mengenai waktu pelaksanaan mutasi, ia hanya tersenyum dan memberikan jawaban singkat.

Nama-nama pejabat yang akan dipindahkan juga sengaja dirahasiakan oleh Bupati. Sikap tertutup ini memicu berbagai spekulasi di kalangan pejabat dan ASN Lotim. Namun, banyak yang meyakini bahwa mutasi akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi pemerintahan.

Untuk saat ini katanya, ia masih fokus dulu untuk mengantisipasi lonjakan inflasi selama bulan suci Ramadan dan menjelang hari raya idul Fitri. Diketahui, selama puasa Ramadan terjadi lonjakan harga sejumlah komoditi yang bisa memicu terjadinya inflasi.

“Saat ini yang masih jadi fokus kita adalah antisipasi terjadinya lonjakan harga yang memicu inflasi selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya sering menjadi tantangan bagi pemerintah daerah. Oleh karena itu, pihaknya memastikan akan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

 “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan ketersediaan barang dan stabilitas harga, agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang,” pungkas H. Iron.

Dengan kebijakan mutasi ini, pemerintah Lotim berharap dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi yang ada.

Sebelumnya, Wakik Bupati Lotim, H. Muhammad Edwin Hadiwijaya juga memberikan sinyalemen soal rencana mutasi pejabat lingkup Pemkab Lotim. Pilihan mutasi pejabat setelah kepala daerah baru mulai menjabat menjadi bagian dari konsekuensi logis dampak dari pemilihan langsung.

Dalam melakukan mutasi, tetap jadi acuan adalah sistem merit yang telah ditetapkan pemerintah. Definisi meritokrasi sendiri adalah sistem yang memberikan penghargaan kepada orang berprestasi atau berkemampuan, bukan karena kekayaan atau kelas sosial. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
- Advertisment -






VIDEO