Taliwang (Suara NTB) – Serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Sumbawa Barat (Periode 2016 – 2025) HW Musyafirin kepada Bupati KSB (Periode 2025 – 2030) H Amar Nurmansyah resmi digelar, Senin, 3 Maret 2025. Bertempat di halaman Graha Fitrah komplek KTC, Kantor Bupati Sumbawa Barat, acara itu berlangsung dalam suasana haru dan penuh keakraban.
Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan memori jabatan, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Di mana kegiatan itu disaksikan oleh seluruh tamu undangan mulai dari ketua DPRD, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, para ASN dan ratusan masyarakat yang hadir sebagai tamu undangan.
Usai penandatanganan berita acara sertijab, HW Musyafirin dan Bupati H Amar Nurmansyah masing-masing didampingi wakilnya berkesempatan menyampaikan pidato. Di mana pidato itu sekaligus sebagai tanda perpisahaan buati lama dan penyambutan terhadap bupati baru.
HW Musyafirin yang diberi kesempatan pertama memberikan sambutan, menyampaikan ucapan permohonan maaf sekaligus terima kasih kepada seluruh masyarakat KSB. “Kami memohon maaf karena tidak semua harapan masyarakat dapat kami tunaikan. Tapi di sisi lain kami berterima kasih karena masyarakat selama ini tetap turut dalam membangun daerah selama kepemimpinan kami,” kata Haji Firin didampingi wakilnya, Fud Syaifuddin.
Menurut Haji Firin, hampir 9 tahun jabatannya bersama Fud Syaifuddin memimpin KSB. Selama itu cita-cita pembangunan KSB sesuai dengan target-target yang ditetapkan dapat tercapai. Ini terlihat dari berbagai hal sebagai bakal pijakan dalam rangka menyukseskan pembangunan daerah ke depan dapat dimaksimalkan.
“Alhamdulillah kita bisa hadirkan smelter untuk menunjang kawasan industri, ada bandara untuk menunjang sektor pariwisata. Berikutnya kita punya 2 mega bendungan untuk mendukung ketahanan pangan. Lantas infrastruktur layanan dasar juga sudah kita lengkapi semuanya. Itu harus dimanfaatkan dengan baik untuk membangun daerah ke depan,” cetusnya.
Ia berharap apa yang sudah dilakukan oleh para pendahulu, maupun yang sudah dilakukan dalam pemerintahannya yang hampir 9 tahun dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat KSB.
“Beberapa hal yang belum optimal selama saya dan Pak Fud memimpin, semoga bisa diwujudkan oleh pemimpin-pemimpin berikutnya, sehingga KSB akan lebih maju dan sejahtera,” imbuh Haji Firin seraya berpesan agar pemerintahan ke depan selalu dijalankan secara transparan.
“Satu pesan saya, aksanakan pemerintahan secara terbuka. Kita sudah diakui dunia lewat forum OGP (open government partnership) dan itu harus terus dipertahankan,” harap bupati kedua KSB ini.
Sementara Bupati KSB, H Amar Nurmansyah dalam pidatonya menyampikan bahwa amanah jabatan yang diberikan kepada dirinya bersama Hj Hanipah selaku wakil bupati adalah tanggung jawab besar karena menjadi tumpuan harapan seluruh masyarakat KSB. “Insyaallah kami siap bekerja dengan sekuat tenaga mengemban amanah ini untuk kemajuan KSB,” katanya.
Haji Amar mengakui, bahwa pijakan-pijakan yang sangat kuat telah diletakkan oleh Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya. Dan untuk membawa KSB maju luar biasa semua itu akan dijadikannya modal dasar untuk mempercepat pembangunan daerah. “Sudah ada kawasan industri, dua bendungan. Jadi kami tinggal melanjutkan dan memetik hasilnya. Tapi itu pasti tidak akan mudah. Makanya ini jadi pengingat bagi kami sekaligus tantangan ke depan,” imbuh Haji Amar.
Terakhir ia mengajak seluruh masyarakat KSB untuk kembali bersatu. Haji Amar mengatakan, pasca Pilkada 2024 tidak boleh lagi ada sekat-sekat di masyarakat. Saatnya kini masyarakat harus kembali bersatu padu untuk menyukseskan pembangunan KSB.
“Kepada seluruh masyarakat Sumbawa Barat baik yang telah memilih kami maupun yang tidak, marilah kita bersatu padu bersama-sama kita wujudkan cita-cita, agar kemajuan kesejahteraan di Kabupaten Sumbawa Barat ini dapat kita raih dalam waktu yang secepat-cepatnya dan sesingkat-singkatnya,” pungkasnya.
Usai acara sertijab, Bupati dan Wakil Bupati selanjutnya menghadiri sidang paripurna DPRD dengan agenda pemyampaian pidato pertama Bupati Periode 2025-2030.(bug)



