spot_img
Minggu, Februari 1, 2026
spot_img
BerandaHEADLINERamadan di Lapas Perempuan Mataram

Ramadan di Lapas Perempuan Mataram

Mataram (Suara NTB) – Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mataram menjalani Ramadan dengan berbagai aktivitas yang difasilitasi pihak Lapas.

Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Mataram, Romana Maria menuturkan, selama Ramadan, warga binaan banyak diberikan kesempatan melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan.

“Pengajian selalu diadakan selama bulan Ramadan setiap Jumat pagi,” ujar Maria saat ditemui di sela-sela kesibukannya di Lapas Perempuan Kelas III Mataram pada Jumat, 14 Maret 2025.

Salat Tarawih dilakukan setiap harinya di aula Lapas. Sedangkan untuk tadarus kata Maria, dilakukan di kamar masing-masing warga binaan.

“Mengapa demikian, hal tersebut sesuai dengan hasil sidang TPP dan keputusan kami secara internal,” ujarnya.

Selama Ramadan, pelayanan titipan bagi warga binaan yang beragama Islam dibuka setiap sore pukul 17.00 WITA. Hal itu dilakukan karena barang titipan tersebut nantinya digunakan untuk berbuka puasa warga binaan.

“Selama bulan Ramadan ini, kondisi lapas selalu aman dan kondusif mereka menerima dengan baik apapun yang disarankan oleh petugas yang ada di sini,” katanya.

Lebih lanjut, Kasubsi Pembinaan Lapas Perempuan Kelas III Mataram, Rita Inayati membeberkan bahwa kegiatan belajar mengaji di setiap hari Jumat dilakukan dengan bekerjasama dengan Yayasan Aisyiyah.

“Kami bekerja sama dengan yayasan Aisyiyah untuk memberikan bimbingan pada proses menghafal Al-Quran juga belajar Iqra. Dalam bulan suci Ramadan ini kami meningkatkan kegiatan-kegiatan tersebut,” tuturnya.

Ada 160 warga binaan yang melakukan kegiatan belajar mengaji setiap minggunya ucap Rita. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, ada yang belajar Iqra, belajar membaca, juga menghafal Al-Qur’an.

“Kami juga memfasilitasi warga binaan dengan menyediakan Iqra, Al-Qur’an, dan juga kami mendatangkan ustazah yang sesuai dengan bidangnya untuk mengajarkan,” katanya.

Ana Arnawati selaku warga binaan di Lapas Perempuan Kelas III Mataram ini juga membagikan pengalamannya selama menjalani Ramadan di Lapas.

“Kalau Ramadan kami melakukan Tarawih bersama di aula, lalu kita tadarusan setiap malam di kamar masing-masing,” ucapnya dengan antusias.

Perempuan yang ditahan karena kasus tindak pidana korupsi tersebut dengan semangat menuturkan bahwa dirinya kini sudah menghafal dua juz Al-Qur’an. Melalui kegiatan mengaji juga menghafal Al-Qur’an, dirinya merasa lebih dekat dengan tuhan. (mit)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO