Minggu, Maret 8, 2026

BerandaHEADLINEOptimalkan Potensi, Gubernur Berharap NTB Bisa Ambil Alih Pelabuhan Ikan Teluk Awang

Optimalkan Potensi, Gubernur Berharap NTB Bisa Ambil Alih Pelabuhan Ikan Teluk Awang

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal memiliki keinginan besar agar Pemprov NTB bisa mengelola sepenuhnya Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Teluk Awang Lombok Tengah. Sebab pelabuhan yang berlokasi di tenggara Pulau Lombok tersebut dimiliki oleh pemerintah pusat.

Keinginan tersebut disampaikan Gubernur saat meninjau PPN Teluk Awang Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu, 15 Maret 2025. Dalam kunjungannya, ia menyayangkan kondisi pelabuhan yang kurang optimal, di mana kapal-kapal dari luar NTB hanya bersandar dalam waktu singkat. Selain itu terlihat fasilitas cold storage untuk menyimpan hasil tangkapan laut terbengkalai.

Belum optimalnya pengelolaan PPN Teluk Awang, salah satunya karena harga BBM di Lombok yang lebih mahal dibandingkan daerah asal kapal-kapal tersebut. Selain itu, sejuah ini belum adanya industri pengolahan hasil tangkapan laut di Awang dan sekitarnya.

Karena itulah ia berharap pelabuhan ini dapat dipindahtangankan menjadi aset Provinsi NTB agar pemerintah daerah memiliki kewenangan lebih besar dalam mengelolanya. Dengan begitu, optimalisasi pelabuhan dapat dilakukan untuk mendukung sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat.

“Pelabuhan ini bukan milik provinsi, tetapi milik pusat. Saya akan koordinasi dengan pusat bagaimana supaya provinsi bisa memanfaatkan ini dengan semaksimal mungkin,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB juga mendengarkan aspirasi dari para nelayan di Pelabuhan Ikan Teluk Awang. Salah satunya datang dari Asosiasi Koperasi Pengelola Lobster yang menginginkan peran lebih besar dari pemerintah agar NTB dapat memperoleh manfaat dari ekspor benih lobster.

Mereka juga berharap agar ekosistem budidaya lobster di NTB dapat berkembang dengan baik, serta penjualan lobster ilegal bisa diberantas. Selain itu, Kepala Dusun Tanaq Beaq turut menyampaikan permohonan terkait perbaikan infrastruktur jalan di dusunnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur NTB menyatakan akan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membahas solusi terbaik. Ia juga berencana membangun ekosistem pakan lobster guna mendukung pengembangan budidaya lobster di NTB.

Sementara itu, terkait perbaikan infrastruktur jalan di Dusun Tanaq Beaq, Gubernur NTB berjanji akan melakukan perbaikan secara gotong royong bersama TNI dan masyarakat setempat, sehingga masyarakat dapat memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

Usai melaksanakan salat zuhur berjamaah di Masjid Babussalam, Awang, Lombok Tengah, Sabtu, 15 Maret 2025, Gubernur juga menyempatkan diri berdialog dengan warga setempat. Dalam dialog bersama masyarakat, beberapa aspirasi yang disampaikan antara lain terkait ketiadaan pasar khusus untuk penjualan ikan, keterbatasan jumlah irigasi, serta perlunya tempat pembuangan dan pengolahan sampah di Desa Persiapan Awang guna mencegah banjir.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Selain itu, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, ia mengajak warga untuk memanfaatkan potensi lokal yang ada. Menurutnya, masyarakat tidak bisa hanya bergantung pada sektor pariwisata, tetapi harus mampu mengoptimalkan sektor lain sesuai dengan keunggulan daerah masing-masing.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada sektor pariwisata. Manfaatkan sektor lain yang ada, maksimalkan potensi daerah,” pesannya.(ris/r)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO