spot_img
Kamis, Maret 27, 2025
spot_img
BerandaPENDIDIKANLewat PPD II, Dokter Muda FK Unizar Didorong Profesional dengan Jiwa Humanis

Lewat PPD II, Dokter Muda FK Unizar Didorong Profesional dengan Jiwa Humanis

Mataram (Suara NTB) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK Unizar) menggelar kegiatan Personal Professional Development II (PPD II) dengan tema “Mendaki Rinjani: Menjadi Dokter Muda FK Unizar yang Profesional, Berintegritas dengan Jiwa Humanis”. Acara ini berlangsung di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono Unizar pada Kamis (20/3/2025) lalu, mulai pukul 08.30 Wita hingga selesai.

PPD II diikuti 94 mahasiswa Profesi Dokter FK Unizar yang akan segera menjalani kepaniteraan klinik (koas) di berbagai rumah sakit. Kegiatan ini bertujuan membekali para calon dokter muda dengan berbagai aspek akademik, profesionalisme, dan kesiapan mental sebelum mereka menghadapi dunia klinis yang sesungguhnya.

Dalam laporannya, Sekretaris Program Studi Profesi Dokter FK Unizar, dr. Ida Ayu Mahayani, M.Biomed, menyampaikan kegiatan PPD II ini berlangsung selama dua hari, yaitu 20-21 Maret 2025. Ia menegaskan bahwa 94 mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini telah melewati berbagai tahapan, mulai dari registrasi hingga ujian komprehensif, sebelum akhirnya memasuki tahap pembekalan profesi.

“Kegiatan ini akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama membahas aturan kepaniteraan klinik, sementara sesi kedua berfokus pada perubahan mindset dari akademik ke profesi. Setelah pembekalan ini, kalian akan secara resmi diserahkan ke Rumah Sakit Pendidikan Utama, yakni Rumah Sakit Umum Daerah Bangli, pada 8 April 2025. Kemudian, akan ada sesi peradik dan pembekalan selama empat hari sebelum memulai rotasi pertama pada 21 April 2025,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I FK Unizar, dr. Rohmania Setiarini, Sp.N., M.Sc, yang hadir mewakili Dekan FK Unizar, menekankan bahwa pendidikan profesi sangat berbeda dengan pendidikan akademik.

“Kalian akan menghadapi pasien riil, bukan pasien standar seperti di laboratorium keterampilan klinis. Tantangan di dunia profesi jauh lebih kompleks, sehingga dibutuhkan integritas, tanggung jawab, dan ketahanan mental yang tinggi. Kalian harus siap menghadapi berbagai permasalahan yang tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga psikologis,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para mahasiswa bahwa kelulusan profesi tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan dalam kepaniteraan klinik, tetapi juga oleh Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Oleh karena itu, FK Unizar akan memberikan try out Ujian Nasional berbasis AIPKI sebagai persiapan sejak dini.

“Nilai TO AIPKI akan menjadi indikator kesiapan kalian menghadapi UKMPPD. Jika nilainya rendah, besar kemungkinan kalian akan menjadi retaker. Oleh karena itu, persiapan sejak dini sangat penting. Jangan hanya mengejar kelulusan kepaniteraan, tetapi juga pikirkan strategi agar bisa lulus UKMPPD dalam sekali ujian,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya PPD II ini, diharapkan para dokter muda FK UNIZAR dapat mempersiapkan diri secara optimal sebelum memasuki dunia klinis yang penuh tantangan. Acara ini tidak hanya membekali mereka dengan ilmu dan keterampilan praktis, tetapi juga membentuk karakter dan mentalitas seorang dokter yang profesional, berintegritas, dan humanis.

Dengan resmi dibukanya acara oleh dr. Rohmania Setiarini, Sp.N., M.Sc., para mahasiswa kini hanya tinggal selangkah lagi menuju impian mereka menjadi dokter. Perjalanan mereka masih panjang, tetapi dengan persiapan yang matang, mereka siap menghadapi tantangan dunia medis dengan penuh keyakinan dan semangat.

Selain sesi pembekalan, kegiatan PPD II juga mencakup sesi diskusi interaktif serta simulasi studi kasus yang memungkinkan para mahasiswa untuk lebih memahami situasi klinis nyata. FK Unizar terus berkomitmen untuk mencetak dokter-dokter unggul yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki etika dan empati dalam melayani masyarakat.

Acara ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keahlian untuk memberikan materi penting bagi para dokter muda, antara lain: dr. H. Danang Nur Adiwibawa, Sp.KJ., Subsp.R.S. (K)., SH., AIFO-K dengan materi “Transisi Mahasiswa FK Tahap Sarjana Menuju Profesi”. dr. Ida Ayu Made Mahayani, M.Biomed dengan materi “Peraturan Akademik Kepaniteraan Klinik dan Panduan Praktis Kepaniteraan Klinik Bagian”. dr. Ronanarasafa, MHPE, FFRI dengan materi “Metode Pembelajaran Kepaniteraan Klinik dan Metode Penilaian Kepaniteraan Klinik”. Irwan Syuhada, S.Psi., M.Si dengan materi “Profesionalisme Mahasiswa Kedokteran dan Attitude Personal Behaviour Calon Dokter Muda”. (ron)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
- Advertisment -




VIDEO