spot_img
Jumat, April 4, 2025
spot_img
BerandaHEADLINESungai Mempesona di Lombok Timur Itu Namanya "Mencerit"

Sungai Mempesona di Lombok Timur Itu Namanya “Mencerit”

Selong (Suara NTB) – Di bawah kaki Gunung Rinjani, di Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, terdapat sebuah keindahan alam yang belakangan menarik perhatian banyak orang.

Namanya Sungai Mencerit, yang dikenal dengan airnya yang biru, jernih dan sangat sejuk keluar dari sela-sela batu dan tanah, menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal, pun wisatawan mancanegara.

Sungai ini disebut “Mencerit”, dalam bahasa Sasak berarti air yang keluar dari sela-sela bebatuan, atau dari akar-akar dan sela pohon. Memberikan nuansa magis yang memikat hati siapa saja yang datang.

Sungai Mencerit ini terletak di Pengadangan Barat, lokasinya yang mudah dijangkau melalui pertigaan Desa Jurit, jika melalui jalan utama Masbagek, Lombok Timur.
Dari pertigaan Desa Jurit, sekitar 200 meter menempuh jalan tanah, berbatu, dan bergelombang untuk sampai ke Mencerit.
Akses menuju sungai ini relatif mudah, dan sebagian besar pengunjung memilih melewati Dusun Sadar sebagai pintu utama untuk mencapai sungai.

Masuknya gratis. Parkirnya belum tertata, hanya menggunakan lahan pekarangan warga dan tanah kosong. Bayarnya Rp5.000 untuk kendaraan roda 4, dan Rp2.000 untuk kendaraan roda 2.

Dari tempat parkir, lalu menyusuri turunan yang menjadi akses ke Sungai Mencerit.
Meski Sungai Mencerit belum dikelola secara maksimal sebagai destinasi wisata, pesonanya tak terbantahkan.

Kamis, 3 April 2025, ramai orang berwisata ke tempat ini. Menikmati masa libur panjang lebaran Idulfitri 1446 H/ 2025. Nampak semua orang di tempat ini terlihat riang. Seperti melepas penat dan hawa panas.
Air sungainya yang jernih kebiruan dan sejuk, menembus tulang, bahkan saat hujan deras sekalipun, memberikan ketenangan batin bagi siapa saja yang menikmati pesona Sungai Mencerit.

Pasir dan batu yang tampak jelas di dasar air Sungai Mencerit menambah keasrian dan keindahan alam yang seolah mengajak kita untuk merenung lebih dalam.

Apalagi, pepohonan masih rimbun dan tinggi. Menambah kesan mendalam pesona alam.
Keindahan alam ini sudah mulai menarik perhatian banyak orang sejak tahun 2020. Setiap harinya, terutama saat cuaca cerah dan tidak ada hujan, banyak pengunjung datang untuk menikmati kesegaran airnya yang menyegarkan, mandi di aliran airnya, atau sekadar menikmati keindahan alam yang begitu menenangkan.

Kebanyakan pengunjung datang bersama keluarga, beristirahat sejenak, bercengkrama dengan alam, sambil menikmati cemilan dan kopi yang dijual oleh pedagang lokal. Banyak juga yang datang berwisata membawa bekal, lalu makan dan bersantai bersama.

Meski alamnya begitu mempesona, sayangnya Sungai Mencerit belum dikelola dengan baik sebagai destinasi wisata. Bisa dibayangkan, seandainya tempat ini berada di Bali, dikelola masyarakat yang sadar wisata, Sungai Mencerit akan menjadi sumber aliran pundi pundi uang.

Sampah yang berasal dari sisa ranting dan batang pohon yang tumbang masih terlihat menghiasi bibir sungai, meskipun itu alami.
Tidak adanya fasilitas yang memadai dan pengelolaan yang profesional menjadikan tempat ini masih terbilang alami, namun tak mengurangi kenyamanan pengunjung.

Jika dikelola dengan baik, dengan memperbaiki jalan masuk dan merapikan area sekitar sungai, menyiapkan tempat tempat berjualan yang refresentatif, mungkin tempat ini bisa menjadi destinasi wisata yang sangat favorit bagi para wisatawan.
Sejak dibuka untuk umum pada 2020, beberapa pedagang lokal mulai merasakan manfaat dari ramainya pengunjung yang datang ke Sungai Mencerit.

Elmiatun, seorang pedagang asli Pengadangan Barat, mengungkapkan jualannya semakin ramai setiap harinya, terutama saat liburan atau akhir pekan.
“Paling banyak yang laku itu pop mie, es, dan kopi,” ujarnya.

Dengan harga yang terjangkau, pedagang-pedagang di sekitar sungai bisa meraih pendapatan yang cukup besar, bahkan dalam satu hari ia bisa mencapai dua juta rupiah. Semua pedagang masih bebas jualan, tidak ada pungutan apapun. Siapa saja bisa berjualan di sekitar area sungai ini.

Tak hanya wisatawan domestik, Sungai Memverit juga sering dikunjungi oleh wisatawan asing, terutama bule yang tertarik dengan wisata alam.

Sungai ini masih benar-benar alami. Pengunjung juga bisa menjumpai hewan-hewan liar seperti monyet, kancil, dan burung belanda yang menambah keasrian suasana.

Bagi banyak pengunjung, Sungai Mencerit bukan hanya tempat untuk berwisata, tetapi juga sebuah oase yang membawa kedamaian dan ketenangan.

Suara air yang mengalir, udara yang sejuk, dan pemandangan alam yang mempesona membawa setiap pengunjung pada kedamaian yang sulit didapatkan di tempat lain.

Tempat ini, meski sederhana, mampu memberikan ketenangan dalam kehidupan yang serba cepat.

Sungai Mencerit mungkin masih dalam tahap pengembangan, tetapi dengan keindahan dan potensi yang dimilikinya, tempat ini memiliki masa depan yang cerah sebagai destinasi wisata alam yang menyegarkan.

Bila dikelola dengan baik, ia bisa menjadi tempat yang tidak hanya memberikan ketenangan bagi jiwa, tetapi juga menjadi sumber penghidupan yang menguntungkan bagi masyarakat setempat. Seperti halnya destinasi wisata alam lainnya di Indonesia, potensi besar Sungai Mencerit patut untuk diperhatikan dan dikembangkan demi kesejahteraan lokal yang berkelanjutan. (bul)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
- Advertisment -






VIDEO