spot_img
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARAT11 Desa Persiapan di Lobar Belum Didefinitifkan

11 Desa Persiapan di Lobar Belum Didefinitifkan

Giri Menang (Suara NTB) – Sedikitnya 11 desa persiapan di Lombok Barat (Lobar) sudah dimekarkan Pemkab Lobar tahun 2021 lalu. Namun hingga kini sudah memasuki lima tahun belum juga ada titik terang kapan 11 desa persiapan ini didefintifkan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Posisi saat ini desa persiapan yang ada di Kabupaten Lombok Barat sebanyak 11 desa, itu sempat tertunda kemarin karena moratorium, karena sesungguhnya seharusnya tiga tahun itu sudah definitif, tetapi ini sudah tahun ke lima,” kata Mahnan, Kepala Dinas PMD Lobar, akhir pekan kemarin.

Namun komitmen Pemkab dari 11 desa persiapan itu, baik itu penjabat kepala desa (kades) maupun perangkat desa masih semangat untuk berjuang sampai ditetapkan jadi desa definitif.  Sehingga semangat ini yang disupport pihaknya bersinergi dengan Pemprov NTB untuk melengkapi dokumen-dokumen dari hasil evaluasi Kemendagri.

Salah satu peraturan teknisi Badan Informasi Geospasial (BIG), masalah tapal batas desa dan titik koordinat. Hal ini menjadi atensi pihaknya. Tapal batas dan titik koordinat ini tidak saja dengan desa induk, tetapi bersebalahan juga harus duduk bersama untuk membuat berita acara. “Jangan sampai nanti begitu definitif ada problem tentang batas desa,” ujarnya.

Tak kalah pentingnya, mengenai status tanah menjadi lokasi kantor desa persiapan. Pengalaman sebelumnya jangan sampai terulang, itu sudah dijadikan kantor, namun digugat di belakang hari. Bahkan ada kantor desa persiapan ini yang belum jelas kantor desanya.

Untuk itu, dari 11 desa ini sudah diwarning oleh Bupati Lobar, jangan sampai euforia membentuk desa persiapan jadi desa definitif itu melupakan status tanah kantor desa yang sudah berdiri ada potensi permasalahan di kemudian hari. “Ada sekitar 10 persen,” sebutnya.

 Ditanya kapan 11 desa persiapan ini bisa definitif? Mahnan menyampaikan optimis itu bisa tahun ini. Sebab selama lima tahun desa persiapan ini namun belum direalisasikan menjadi definitif. Tahapan saat ini sedang melengkapi berkas hasil evaluasi Kemendagri. Minggu kedua bulan ini, semua berkas sudah rampung. “Terahir kami tandatangani, disampaikan ulang berkas-berkas itu yang sifat fotokopi harus dileges (dilegalisasi, disahkan),” imbuhnya.

Sementara itu Penjabat Kades Persiapan Pengantap Saidi berharap ke pemerintah agar desa ini segera ditetapkan menjadi desa definitif. “Kami berharap desa persiapan segera ditetapkan menjadi desa definitif,” harapnya.

Sebab setelah status definitif, maka Pemdes bisa berbuat atau melakukan langkah selanjutnya dari pembiayaan dana desa (DD) untuk penanganan berbagai potensi dan persoalan di desanya baik Infrastruktur jalan.

Ia menyampaikan potensi di desanya itu besar. Seperti pertanian dan pariwisata. Namun itu terkendala jalan rusak dan faktor lainnya. “Kalau jalan ini sudah bagus saya rasa potensi wisata yang ada di Meang tak kalah dengan daerah lain, karena lebih-lebih pantainya indah,” katanya. (her)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO