spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNASIONALDiplomat Tewas dengan Kepala Terlilit Lakban di Indekos Jakpus

Diplomat Tewas dengan Kepala Terlilit Lakban di Indekos Jakpus

Jakarta (Suara NTB) – Seorang pria berinisial ADP (39) yang diketahui sebagai diplomat Kementerian Luar Negeri ditemukan tewas di sebuah indekos dengan kondisi kepala terlilit lakban.

“Korban ditemukan sekitar jam 08.30 WIB,” kata Kapolsek Menteng, Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rezha Rahandhi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 8 Juli 2025.

Menurut dia, pada saat ditemukan, kondisi korban yang berinisial ADP dalam keadaan seluruh kepalanya terlilit lakban. Korban sendiri, lanjut Rezha ditemukan oleh penjaga kos yang berada di lokasi kejadian.

Ia menambahkan bahwa korban berasal dari Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta. Rezha mengatakan bahwa saat ini petugas masih dalam penyelidikan dan belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kematian korban.

“Masih dalam penyelidikan,” kata Rezha saat ditanya terkait penyebab kematian korban. Polisi telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, rekaman CCTV, serta mengumpulkan barang bukti di lokasi.

“Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami dan menganalisa seluruh keterangan saksi, CCTV dan barang bukti lainnya untuk mengungkap penyebab kematian korban,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Selasa, 8 Juli 2025.

Menurut dia, korban yang berinisial ADP (39) adalah pegawai Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas di kamar kos Guest House Gondia, Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut dia, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB setelah polisi menerima laporan dari warga. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal.

Kepala korban tertutup atau terikat lakban, sementara tubuhnya tertutup selimut di atas kasur kamar kos nomor 105. “Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring di atas kasur dengan kepala tertutup lakban dan tubuh tertutup selimut,” ujarnya.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. (ant)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO