PEMERINTAH Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara bergerak cepat menyalurkan bantuan makanan kepada korban banjir. Selain itu warga serentak bergotong royong membantu warga membersihkan rumahnya yang terdampak banjir.
Banjir yang menerjang sejumlah kawasan di Kelurahan Karang Taliwang menyebabkan banyak rumah warga terendam hingga setinggi satu meter. Kondisi ini mengakibatkan warga mengalami kesulitan akses dan kebutuhan sehari-hari yang mendesak. Sebagai respons cepat terhadap kondisi tersebut, pemerintah kelurahan bersama pemerintah daerah, termasuk organisasi kemanusiaan dan relawan, segera menggalang bantuan.
Lurah Karang Taliwang, Lalu Halid Wisnu Jati mengatakan, sampai dengan saat ini pemerintah kelurahan bersama pihak terkait, dalam hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, dan donatur lainnya sudah melihat kondisi warga yang terdampak. Kemudian memberikan bantuan kepada warga tersebut. “Kami sudah memberikan bantuan stimulan yang berasal dari unsur terkait dan donatur,” ujarnya saat dikonfirmasi pada, Rabu, 9 Juli 2025.
Ia menyebutkan, wilayah paling parah terdampak di Kelurahan Karang Taliwang, yakin di RT. 04 dan 05 Lingkungan Karang Jero. Jumlah 13 KK dangan 37 jiwa. Sedangkan dari jumlah KK tersebut ada sekitar tujuh KK 27 jiwa diungsikan ke SDN 24 Cakranegara. “Karena memang rumah-rumah mereka ada satu hanyut dan empat rumah rusak parah tidak ditempati lagi,” ungkapnya.
Dengan kondisi sejumlah rumah mengalami rusak parah, ia langsung berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram supaya bisa ditindaklanjuti. Hal ini bertujuan agar masyarakat segera dibangunkan hunian sementara (Huntara). “Alhamdulillah Dinas Perkim sudah datang ke lokasi mengecek kondisi rumah-rumah warga yang rusak,” tambah Halid.
Pemerintah Kelurahan Karang Taliwang bersama masyarakat juga, saat ini melakukan gotong royong lingkungan membersihkan sisa-sisa lumpur dan sampah pascabanjir. Menurutnya, fokus utama adalah penanganan darurat, upaya pemulihan pascabanjir akan terus dijalankan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan normal.
Hingga saat ini, banjir mulai surut, namun pihak kelurahan terus memantau kondisi di lapangan, memastikan bantuan tetap tersedia, dan warga dapat segera pulih dari dampak bencana ini.
Ia mengimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap kondisi cuaca tidak menentu. Warga juga diminta secepatnya melaporkan ke pemerintah setempat jika ditemukan tanda-tanda banjir susunan. (pan)


