Mataram (Suara NTB) – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal lantik Lalu Mohammad Faozal menjadi Penjabat (Pj) Sekda NTB di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Mandalika, Kamis, 10 Juli 2025.
Pelantikan di Puslansos ini sebagai bentuk empati menyusul NTB yang sedang dalam darurat bencana, dilakukan lima hari setelah SK Kemendagri terbit pada Jumat, 4 Juli 2025 lalu.

“Karena Pak Faozal sendiri yang meminta sebagai bentuk rasa empati kita dengan warga Mataram, maka kita melakukan pelantikan tidak di Pendopo tetapi di salah satu lokasi yang terdampak bencana,” ujarnya, Kamis, 10 Juli 2025.
Faozal akan menjabat sebagai Sekda dalam tiga bulan ke depan sampai ditetapkannya Sekda definitive.
Iqbal mengingatkan, Faozal tidak bisa menikmati kursi Sekda sebab NTB saat ini tengah dilanda bencana. Begitupun dengan tugas-tugas di birokrasi yang mana dalam waktu dekat Pemprov NTB akan mengadakan panitia seleksi pengisian 11 jabatan lowong yang kini tengah diisi Plt.
“Sayangnya bapak tidak meniliki fasilitas untuk menikmati sebagai Pj Sekda karena pekerjaan sudah ada di depan mata,” katanya.
Sebagai pemimpin dengan visi besar membawa NTB mendunia, Iqbal mengatakan posisi Sekda harus diisi oleh pejabat yang kompeten bisa membangun sistem pemerintahan yang baik antar seluruh stakeholder di provinsi ini.
“Karena kita ingin membenahi pemrpov ntb sebaik mungkin, tata kelola keuangan, SDM, tata kelola kerja. Kita butuh good governance, pemerintah yang terkelola dengan baik. Itu berbanding lurus di mana tata kelola bagus pasti negara maju,” jelasnya.
Mantan Dubes RI untuk Turki ini membeberkan, alasan dirinya memilih Asisten II Setda NTB ini sebagai sekretaris daerah karena Faozal dinilai memiliki kapasitas, dan cepat dalam menyelesaikan masalah.
Bahkan, penunjukan Faozal sebagai Pj Sekda dikatakan diterima oleh seluruh unsur yang ada di lingkup Pemprov NTB.
“Penunjukan Sekda kali ini well accepted. Tidak ada protes, Pj Sekda saya titipkan pekerjaan di Pemprov NTB karena Sekda seperti halnya Sekjen. Pj Sekda adalah gubernur internal Pemprov NTB,” terangnya.
Di lain sisi, Pj Sekda NTB, Lalu Mohammad Faozal mengatakan dalam tiga bulan ke depan, dirinya akan memaksimalkan kerja sama dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov NTB.
Tidak hanya itu, penataan fiskal dan pengisian jabatan OPD yang lowong juga menjadi prioritas dirinya selama menjabat sebagai komandan birokrasi.
“Salah satu tugas saya adalah memastikan roda pemerintahan terus berjalan. Yang kedua soal penataan fiskal, pengisian SOTK, dan yang paling penting melaksanakan visi misi Gubernur,” jelasnya.
Di awal masa jabatannya sebagai Pj Sekda NTB, Faozal dihadapkan dengan bencana banjir yang melanda Kota Mataram dan Lombok Barat pada Minggu, 6 Juli 2025 lalu. Untuk menangani situasi darurat dalam sepuluh hari ke depan, mantan Kepala Dinas Perhubungan NTB ini mengaku akan mengerahkan semua kemampuan dalam penanganan dan pelayanan.
“Semua harus kita gerakkan untuk memastikan negara ini hadir di tengah-tengah masalah, di tengah-tengah apa yang dirasakan oleh masyarakat terdampak banjir,” pungkasnya. (era)


