Mataram (Suara NTB) – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Mohammad Faozal, untuk segera bergerak cepat menyelesaikan berbagai agenda penting yang menumpuk. Faozal baru saja dilantik oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, pada Kamis, 10 Juli 2025, di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Mandalika, Kota Mataram.
Anggota Komisi V DPRD NTB, H. Didi Sumardi, SH., menegaskan bahwa Pj Sekda tidak bisa menunda waktu karena sejumlah pekerjaan strategis sudah menunggu untuk ditangani.
“Harapan kita, beliau bisa segera ‘start’ menjalankan tugas-tugas kesekdaannya. Banyak pekerjaan yang tertunda dan harus segera dituntaskan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 10 Juli 2025.
Didi menjelaskan, sejumlah agenda besar seperti pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, serta pengajuan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun 2025, merupakan pekerjaan prioritas yang membutuhkan perhatian serius dari Pj Sekda.
“Kita di provinsi ini punya agenda penting ke depan, dan itu membutuhkan kepemimpinan administratif yang solid dan responsif,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.
Ia juga mengakui bahwa tantangan yang dihadapi Faozal sebagai Pj Sekda tidak mudah. Namun, dengan latar belakangnya sebagai birokrat senior dan pengalaman memimpin berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Didi optimistis Faozal mampu menjalankan tugas dengan maksimal.
“Saya kira ini pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Tapi kami percaya Pj Sekda bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” tambahnya.
Selain agenda pekerjaan, Didi juga menyoroti belum optimalnya struktur birokrasi di lingkungan Pemprov NTB. Beberapa posisi strategis di OPD masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt), dan belum definitif.
“Kita mendorong segera dilakukan konsolidasi birokrasi. OPD yang masih kosong atau diisi Plt harus segera ditetapkan agar mesin pemerintahan bisa berjalan lebih optimal,” pungkas mantan Ketua DPRD Kota Mataram itu.
Untuk diketahui, Lalu Mohammad Faozal ditunjuk menggantikan Lalu Gita Ariadi, yang mengundurkan diri dari jabatan Sekda karena ditarik Kementerian Dalam Negeri menjadi dosen di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). (ndi)


