Mataram (Suara NTB) – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 3 Mataram menerima sekitar 20 siswa baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Jumlah tersebut terbilang lebih sedikit dari tahun sebelumnya yang berjumlah 35 orang.
Hal itu disampaikan Kepala SLBN 3 Mataram, Muryanto, Jumat, 11 Juli 2025. Ia mengatakan, SLBN 3 Mataram sudah banyak menyerap murid di sekitar area sekolah, sehingga, tahun ini penyerapan muridnya terbilang sedikit.
“Iya. Karena yang area di sekitar sekolah itu kan tahun lalu kan sudah banyak diserap. Terserap di SLBN 3 Mataram. Ada di Kecamatan Sekarbela dan sekitarnya. Terus sekarang dapat 20 siswa jadi totalnya itu dengan siswa lama itu sudah 84,” katanya kepada Suara NTB.
Dengan jumlah siswa sebanyak 84 orang itu sudah cukup besar bagi SLB yang terbilang baru berdiri itu. Apalagi dengan jumlah tenaga pendidik yang relatif sedikit yakni, 18 orang. “Iya karena untuk ukuran SLB masa 3 tahun dapat 80 siswa itu sudah banyak sekali. Gurunya hanya 7 yang pegawai negeri. Kemudian honorernya ada 11,” imbuhnya.
Diketahui, sebanyak 20 siswa yang didapatkan SLBN 3 Mataram itu, didominasi oleh calon siswa yang memiliki hambatan tuna grahita dan autis. Selain itu, SLBN 3 Mataram tidak memiliki patokan kuota untuk siswa baru.
Menurut Muryanto, ia tetap akan menerima siswa selama siswa tersebut berdomisili di sekitar sekolah. “Kuota kalau SLB itu tidak bisa menolak yang penting zonasinya dekat dengan rumah ya berapa pun kita terima,” katanya.
Sebagai informasi, jadwal SPMB untuk SLB di NTB dibuka mulai 10 Juni 2025 hingga 6 Juli 2025. Kendati demikian, pendaftaran akan dibuka secara fleksibel. Artinya, jika SLB tertentu belum memenuhi kuotanya, maka akan diberikan kewenangan untuk kembali menerima siswa baru. (sib).



