Mataram (Suara NTB) – Kelompok Pecinta Alam SMAN 3 Mataram (Kalpasaga) menunjukkan solidaritas terhadap korban banjir di Kota Mataram. Kamis, 10 Juli 2025, setelah melakukan pembersihan clean up di area sekolah, puluhan anggota komunitas peduli lingkungan ini bergeser ke sejumlah titik terdampak banjir. Salah satunya ke kawasan Lingkungan Kebon Duren, Selagalas, Kota Mataram.
“Di hari pertama banjir , Minggu, 6 Juli 2025 kami sedang menggelar latihan bareng Canyoneering di air terjun Angin Alus, Desa Mekarsari, Gunungsari, Lombok Barat. Mendengar ada bencana banjir di Kota Mataram kami langsung kumpul. Keesokan harinya kami bergerak bersih bersih di sekolah,” jelas Ketua Kalpasaga, Zahwa Layalihadi.
Di hari ketiga sambung Zahwa, anggota aktif Kalpasaga kembali turun aksi. “Sampai kami ketemu dengan Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal di Selagalas Kota Mataram,” ujarnya.
Pihaknya merasa senang dan bangga karena bisa bertemu Gubernur NTB di lokasi aksi peduli. “Mungkin ini rezeki kita bisa ketemu Gubernur NTB di lokasi aksi,” kata Dadek, salah satu anggota usai aksi peduli di Selagalas.
Rencananya, aksi peduli ini akan terus dilaksanakan. Termasuk bergerak ke rumah sesama anggota Kalpasaga yang terdampak banjir.  “Kalau urusan aksi peduli seperti ini, anak-anak pecinta alam lah yang paling mudah diandalkan. Salam lestari,” tandas Dadek.(her)



