spot_img
Rabu, Februari 25, 2026
spot_img
BerandaNASIONALPolisi Tes DNA Mayat Tanpa Kepala di RS Polri Kramat Jati

Polisi Tes DNA Mayat Tanpa Kepala di RS Polri Kramat Jati

Jakarta (Suara NTB) – Pihak kepolisian melakukan tes DNA pada mayat laki-laki tanpa kepala yang ditemukan di Kali Ciliwung kawasan Pancoran, Jakarta Selatan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Untuk lebih akurat lagi pihak RS Polri melakukan tes DNA,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 11 Juli 2025.

Saat ini, RS Polri masih melakukan autopsi untuk pemeriksaan lebih lanjut yang nantinya akan dites DNA. Terlebih, dari hasil autopsi sudah mendekati ciri otentik yang diyakini keluarga korban dengan melihat langsung di RS Polri.

“Dari autopsi hasil sudah mendekati otentik ciri-ciri seperti tahi lalat di bawah mata, tahi lalat di bawah dagu dan jenggot masih tersisa,” jelasnya.

Dengan demikian, meski sudah menerima keterangan ciri-ciri korban dari keluarga, namun pihak kepolisian masih harus memastikan lebih detail melalui tes DNA. Sebelumnya, warga menemukan mayat tanpa kepala diduga berjenis kelamin laki-laki di Kali Ciliwung di Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu, 9 Juli 2025.

Mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing di pinggir Kali Ciliwung. Polisi menduga mayat tanpa kepala itu kondisinya rusak karena diduga dimakan binatang seperti biawak. Korban diduga merupakan pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diduga hilang saat memancing di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Keluarga korban meyakini mayat tanpa kepala tersebut identik dengan ciri pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kalau dari hasil ciri-cirinya menurut pihak keluarga itu sudah identik,” kata Mansur.

Ia mengatakan sejumlah ciri yang disebutkan keluarga dengan mayat tersebut, yakni adanya tahi lalat di bawah mata, tahi lalat di bawah dagu termasuk jenggot. Oleh karena itu, lanjut dia, pihak keluarga meyakini mayat tersebut memiliki identitas pegawai Kemendagri berinisial OS. “Untuk memastikan supaya betul itu adalah yang tadinya dianggap Mr X ternyata berinisial OS,” ujarnya. (ant)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO