NURJAMILAH, adalah salah satu mahasiswa berprestasi yang menjadi salah satu peserta Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Meski mengikuti berbagai ajang yang menuntut bakat dan kemampuan, Mila – sapaan akrabnya mampu menyeimbangkan prestasi akademik, kegiatan organisasi, hingga kontribusi sosial yang menginspirasi banyak pemuda NTB.
Sejak di bangku sekolah hingga masa kuliah di Universitas Mataram, Mila aktif mengikuti kegiatan olimipade khususnya Fisika dan Karya Tulis Ilmiah hingga publikasi riset di jurnal bereputasi.
Ia juga terlibat aktif dalam pengabdian masyarakat seperti Pelatihan Bahasa Pemrograman Python Berbasis Modul Sympy untuk Memvisualisasi Konsep Fisika Matematika Bagi Mahasiswa Calon Guru. Bahkan, saat ini dirinya juga aktif meneliti pembuatan partisi dari limbah bonggol jagung dan limbah sampah plastik (botol). Hal ini sebagai upaya untuk memanfaatkan limbah sampah yg kurang dimanfaatkan.
Tak hanya unggul secara akademik dan sosial, Mila juga menjajaki dunia inovasi digital. Ia sedang mengembangkan platfrom belajar “Berajah Solution”. Sebuah platform yang menjadi wadah untuk anak muda dalam belajar dan mengembangkan bakatnya. Melalui Berajah Solution Mila berharap bahwa anak muda di daerahnya memiliki rumah untuk mengembangkan kemampuannya.
“Bagi saya, menjadi mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas. Justru di luar kampuslah kita diuji, apakah ilmu yang kita pelajari bisa membawa manfaat nyata bagi sekitar,” ujarnya pekan kemarin.
Di akhir sesi, Mila memberikan motivasi bagi para pemuda NTB untuk berani bermimpi besar dan terus berkontribusi, sekecil apapun bentuknya. Ia juga menggarisbawahi pentingnya dukungan dari instansi seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan media dalam memberikan ruang publik bagi suara pemuda.
“Prestasi bukan sekadar piala atau piagam, tapi bagaimana kita bisa memberi dampak. Setiap kita punya potensi. Yang kita butuhkan hanyalah keberanian untuk memulai dan ketekunan untuk terus berjalan, toh mimpi dan cita-cita juga gratis, jadi bermimpilah semahal-mahalnya dan setinggi-tingginya,” pesannya.
‘’Program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa berprestasi bukan hanya simbol akademik, tetapi juga agen perubahan yang mampu menjembatani ilmu, aksi, dan inspirasi bagi masyarakat luas,’’ tambahnya. (ham)



