Praya (Suara NTB) – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Badan Search and Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) untuk mendukung dan mengawal aspek keselamatan di kawasan The Mandalika. Kehadiran Basarnas itu diharapkan bisa semakin memperkuat system keselamatan dan layanan kedaruratan yang sudah ada sebelumnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tersebut.
Jalinan kerjasama ditandai dengan penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan PGS. General Manager The Mandalika ITDC Wahyu M. Nugroho dan Kepala Basarnas Kelas A Mataram Muhamad Hariyadi, S.Sos., bertempat di Balawisata Kuta Beach Park (KBP), Sabtu, 12 Juli 2025. mencakup pemanfaatan Gedung Balawista sebagai pos operasional pencarian dan pertolongan serta pemasangan videotron sebagai sarana informasi kebencanaan dan edukasi publik.
“Kerjasama ini wujud sinergi antara ITDC sebagai pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Mandalika dengan Basarnas selaku lembaga negara yang memiliki mandat penyelamatan kemanusiaan. Sekaligus sebagai bagian dari upaya penguatan infrastruktur pelayanan publik di kawasan strategis nasional,” terang PGS. General Manager The Mandalika Wahyu M. Nugroho.
Menghadirkan Basarnas di kawasan The Mandalika merupakan langkah nyatakan dari ITDC untuk mewujudkan kawasan The Mandalika sebagi destinasi pariwisata yang tidak hanya berkelas dunia dari sisi infrastruktur dan atraksinya saja. Tetapi juga unggul dalam aspek keselamatan dan kesiapsiagaan. Sehingga akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung ke kawasan The Mandalika.
“Kehadiran Basarnas secara aktif di kawasan The Mandalika akan memberikan rasa aman serta kepercayaan lebih lagi bagi wisatawan, pelaku usaha termasuk masyarakat lokal,” ujarnya.
Ditempat yang sama Kepala Kantor Basarnas Kelas A Mataram Muhamad Hariyadi, S.Sos., mengatakan kehadiran pihaknya di kawasan The Mandalika tidaknya hanya bersifat reaktif ketika ada situasi darurat saja. Namun juga proaktif dengan melakukan upaya pencegahan serta memberikan edukasi keselamatan bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung.
“Dengan dukungan fasilitas yang diberikan oleg ITDC, diharapkan bisa meningkatkan efektivitas operasi SAR dan memberikan informasi yang cepat dan tepat kepada publik. Ini sejalan dengan mandat kami untuk hadir di tengah masyarakat. Utamanya kawasan strategis dengan potensi aktivitas tinggi seperti kawasan The Mandalika ini,” imbuhnya.
Dengan kerja sama tersebut ITDC akan memberikan akses penggunaan Gedung Balawista yang berada di area KBP untuk operasional Basarnas. Gedung tersebut nantiunya akan menjadi pos siaga yang memungkinkan respon cepat terhadap potensi kondisi darurat di kawasan Tha Mandalika dan sekitarnya. Bersamaan dengan itu, Basarnas bisa memasang videotron di atas lahan HPL No. 90 milik ITDC. Sebagai media penyebaran informasi keselamatan, peringatan dini kebencanaan serta materi edukasi lainnya kepada masyarakat dan pengunjung di kawasan The Mandalika. (kir)


