spot_img
Sabtu, Februari 7, 2026
spot_img
BerandaNTBBakesbangpoldagri NTB Gelar Lokakarya Bela Negara bagi Pemuda

Bakesbangpoldagri NTB Gelar Lokakarya Bela Negara bagi Pemuda

Giri Menang (Suara NTB) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB menggelar Lokakarya Bela Negara bagi Pemuda Provinsi NTB, di Desa Bermi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) Selasa, 15 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti mahasiswa, pelajar yang ada di daerah ini.
Lokakarya dengan tema ‘’Bela Negara di Era Digital’’ ini menghadirkan narasumber Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB H. Ruslan Abdul Gani, SH., MH., perwakilan Korem 162/Wira Bhakti dan lainnya.

Kepala Bakesbangpoldagri H. Ruslan Abdul Gani dalam sambutannya menegaskan, jika bela negara adalah hak dan kewajiban setiap Warga Negara Indonesia. Menurutnya, dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat 3 disebutkan bahwa “setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.

‘’Namun, seiring dengan perkembangan zaman. Bentuk bela negara tidak lagi terbatas pada aspek militer atau fisik semata, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk dunia digital,’’ ujar mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTB ini.

Menurutnya, dunia digital saat ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda. Sekarang ini, hampir seluruh aktivitas belajar, berkomunikasi, mencari informasi, hingga berekspresi dilakukan melalui perangkat digital.

Sementara di sisi lain, dunia digital juga menghadirkan tantangan yang tidak ringan. ancaman disinformasi (hoaks), radikalisme berbasis daring, ujaran kebencian, hingga lunturnya nilainilai kebangsaan adalah contoh nyata tantangan yang harus dihadapi bersama. ‘’Karena itu, kesadaran bela negara di era digital menjadi sangat penting, terutama bagi para pemuda sebagai pengguna internet yang paling aktif,’’ tambahnya.

Untuk itu, melalui kegiatan ini, ujarnya, Bakesbangpoldagri Provinsi NTB ingin menanamkan bela negara bukan lagi hanya urusan senjata dan medan perang, tetapi juga urusan konten, informasi, dan perilaku di dunia maya.

‘’Kalian adalah generasi penentu arah masa depan bangsa. di tangan kalian, nilai-nilai kebangsaan dapat dijaga, diperkuat, dan dikembangkan. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin mendorong generasi muda untuk menjadi pengguna internet yang cerdas dan bertanggung jawab. Selain itu,

menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air dalam dunia digital, menyebarkan konten positif edukatif, dan membangun, menolak hoaks, ujaran kebencian, dan konten yang memecah belah bangsa,’’ tegasnya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, bela negara di era digital dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana, seperti menyaring informasi sebelum menyebarkannya, bersikap sopan dalam berkomentar, dan menggunakan media sosial sebagai sarana kebaikan dan persatuan.

‘’Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda khususnya di Provinsi NTB akan menjadi pelopor “pejuang digital” yang bukan hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat,’’ harapnya.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan seluruh generasi muda di setiap dimensi, baik dunia nyata maupun dunia maya menjadikan era digital sebagai ladang pengabdian dan pembelaan kepada tanah air tercinta. Termasuk kegiatan ini menghasilkan output yang berkualitas, dan menjadi langkah nyata menuju NTB yang aman, inklusif, dan damai. (ham)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO