spot_img
Selasa, Februari 24, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMMGI Gelar Donasi Sejuta Frame Katamata Medis di Mataram

MGI Gelar Donasi Sejuta Frame Katamata Medis di Mataram

Mataram (Suara NTB) – Mega Gloryoung International (MGI) menggelar donasi sejuta frame kacamata medis di Kota Mataram, NTB, di Aula Wali Kota Mataram pada Minggu, 13 Juli 2025. Gerakan donasi ini bertujuan mencegah generasi muda mengalami kebutaan.

Gerakan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Mataram yang diwakili Kadis Kesehatan Kota Mataram, Kabag Kesra, Kabag Umum, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kemenag Kota Mataram, dan beberapa tamu lainnya.

Manajer Marketing PT Mega Gloryoung International (MGI), Febriansyah ditemui di Mataram mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan donasi sejuta frame kacamata medis di seluruh dunia. Gerakan ini terwujud berkat kerja sama dengan Ionspec Foundation serta Glaukoma Society yang berada di bawah pengawasan Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk membagikan kacamata medis sebanyak satu juta frame di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Di NTB sendiri, MGI bekerja sama dengan BKPRMI Kota Mataram dan beberapa stakeholder lainnya.

“Harapannya dengan adanya kita bantu untuk anak-anak minus ini bisa menurunkan minusnya bisa terbantu mereka hingga bisa menggapai cita-citanya,” imbuhnya.

Gerakan donasi sejuta frame kacamata medis ini sendiri sudah dilaksanakan lebih dari sepuluh tahun sebelum MGI berdiri. Sebagai informasi, MGI berdiri pada 9 Juli 2017. Artinya, meskipun MGI ini belum berdiri tapi kegiatan donasi sudah terlaksana dari glaukoma society dan asosiasi Ionspec.

“Yang kita berikan itu setahun itu bisa satu juta. Tapi kalau misalnya dalam satu tahun sudah lengkap satu juta, tapi kita bisa tambahkan lagi. Jadi tagline-nya memang satu juta frame kacamata medis selama satu tahun, tapi kalau misalnya ternyata dalam satu tahun itu sudah mencukupi, tapi kita bisa tambahkan lagi,” jelasnya.

Pemberian donasi frame kacamata medis ini menyasar dua kategori yakni, pengidap glaukoma dan masyarakat yang berpotensial terkena glaukoma. Bagi pengidap glaukoma, pemberian donasi frame kacamata medis tidak dipatok usia tertentu. Artinya segala usia dapat mendapatkan frame kacamata medis tersebut.

Akan tetapi, masyarakat pengidap Glaukoma mesti membawa surat rujukan atay surat keterangan dari dokter bahwa yang bersangkutan benar terdiagnosa Glaukoma. Serta membawa KTP, KK, dan mengisi formulir pendaftaran.

Sementara, untuk masyarakat yang berpotensi mengalami glaukoma, harus memenuhi syarat yakni, usia 16 tahun ke bawah, dan memiliki minus 5 ke atas untuk mendapatkan donasi frame kacamata medis tersebut. Selain itu, masyarakat di kategori ini harus membawa KTP, KK, dan orang tua.

Dari pantauan Suara NTB, masyarakat NTB khususnya Kota Mataram terlihat antusias mengikuti kegiatan donasi ini. Antrean registrasi terlihat mengular di lokasi acara. Kegiatan donasi frame kacamata medis ini juga dirangkaikan dengan sesi pemeriksaan mata secara gratis juga edukasi terkait mata yang disampaikan oleh pihak MGI.

Ketua BKPRMI Kota Mataram, Subki Ali menyampaikan ucapan terima kasih kepada MGI yang telah mendonasikan frame kacamata medis kepada masyarakat NTB, khususnya di Kota Mataram. “Jadi kegiatan ini murni donasi dan kami sangat bersyukur dan banyak terima kasih kepada MGI,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat NTB sangat cocok mendapat donasi ini. Sebab, NTB sendiri menempati posisi kedua sebagai provinsi paling banyak menyumbang kebutaan di Indonesia. “Makanya kami tertarik dengan program MGI ini untuk melakukan gerakan donasi ini untuk meringankan warga juga, baik yang NTB lebih-lebih di Kota Mataram,” tambahnya.

Ia menambahkan, selain kegiatan donasi dan pemeriksaan mata gratis, MGI dan BKPRMI Kota Mataram juga menyampaikan donasi kepada warga kepada warga yang terdampak banjir Mataram. “Kegiatan ini selain donasi kami tadi juga turun dari teman-teman buta MGI ini menyisir terdampak banjir. Selain donasi kami juga tadi turun pada warga Kota Mataram yang terdampak banjir di wilayah Kali Ancar, Kelurahan Punia,” imbuhnya.

Adapun target donasi frame kacamata medis di NTB sendiri sejumlah 200 buah. Hanya saja, masyarakat yang mengikuti berjumlah 80 orang. “Karena mungkin ini informasinya (belum tersebar secara luas). Mungkin ke depan, jika ada program seperti ini, kami akan bersurat ke masing-masing sekolah, terutama untuk siswa atau anak-anak yang umur 16 tahun baik itu yang SD, SMP, dan SMA,” tutupnya. (sib/*)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO