spot_img
Kamis, Februari 19, 2026
spot_img
BerandaNTBDOMPUSukseskan Festival Lakey, DPPKB Buka Layanan KB Gratis dan Bantu Keluarga Rentan...

Sukseskan Festival Lakey, DPPKB Buka Layanan KB Gratis dan Bantu Keluarga Rentan Stunting di Hu’u

Dompu (Suara NTB) – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu memberikan intervensi bagi pengendalian penduduk dan pencegahan stunting di Kabupaten Dompu. Pelayanan KB gratis bagi ibu – ibu dan pemberian telur bagi keluarga beresiko stunting dilakukan dalam pembukaan layanan bagi Masyarakat se Kecamatan Hu’u.

Sekda Dompu, Gatot Gunawan PP, SKM., MMKes bersama pimpinan perangkat daerah foto bersama dengan penerima bantuan telur .(Suara NTB/ist)

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pendekatan pelayanan bagi Masyarakat dalam mensukseskan Festival Lakey tahun 2025. Pelayanan KB gratis dan pembagian telur bagi keluarga beresiko stunting oleh DPPKB Kabupaten Dompu ini mulai dilakukan sejak Kamis, 10 Juli 2025.

“Kita targetkan pelayanan KB gratis bagi 100 orang ibu – ibu dan 100 krak telur bagi keluarga beresiko stunting untuk dibagikan dalam program Dompu Melayani pada Festival Lakey 2025,” kata Plt Kepala Dinas PPKB Kabupaten Dompu, Zulkarnain, S.Sos., Mp.H usai peluncuran kegiatan Dompu Melayani, Senin, 14 Juli 2025.

Ada sekitar 800 keluarga beresiko stuning tersebar di 8 desa se Kecamatan Hu’u. Bantuan telur gratis bagi keluarga beresiko stunting ini diberikan kepada ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah dua tahun (Baduta). Kelempok ini yang cukup beresiko dan memiliki dampak signifikan ketika diintervensi makanan bergizi.

Bantuan telur, kata Zulkarnain, didapat dari program Orang Tua Asuh (OTA) yang terus didorong DPPKB selama ini sebagai Gerakan Bersama dalam menekan kasus stunting. Diantaranya dari pegawai DPPKB Dompu, Tenaga Penyuluh KB, IBI dan orang tua asuh lainnya. “Pelayanan KB gratis dan penyaluran telur bagi keluarga beresiko stunting ini kita lakukan sejak 10 Juli lalu. Sudah 55 krak telur yang sudah kita salurkan,” katanya.

Zulkarnain berharap kolaborasi dari semua pihak dalam pengendalian penduduk dan penuntasan stunting di Tengah Masyarakat. Stunting ini bisa dicegah melalui asupan gizi yang cukup dan Kesehatan mental dan lingkungan.

Sehingga anak – anak dan generasi Dompu kedepan tumbuh dan berkembang menjadi generasi emas bagi kemajuan daerah dan bangsa. “Ini yang kita harapkan. Ketika generasi kita stunting, maka akan rentang terhadap penyakit dan sulit berkembang di masa depan,” ingatnya. (ula/*)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO