spot_img
Jumat, Januari 30, 2026
spot_img
BerandaPOLHUKAMPOLITIKMohan Finalisasi Kepengurusan Golkar NTB, Firadz Masih Dipertahankan sebagai Sekretaris

Mohan Finalisasi Kepengurusan Golkar NTB, Firadz Masih Dipertahankan sebagai Sekretaris

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPD I Partai Golkar NTB terpilih, H. Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa penyusunan struktur kepengurusan partai untuk periode 2025–2030 telah memasuki tahap finalisasi. Dalam kepengurusan baru ini, Mohan memastikan akan terjadi banyak penyegaran dengan masuknya wajah-wajah baru.

“Insya Allah, komposisi kepengurusan Partai Golkar akan banyak perubahan. Kalau Sekretaris DPD peluangnya masih wajah lama. Tapi jajaran bendahara, wakil ketua, wakil sekretaris, hingga ketua bidang akan banyak diisi mayoritas wajah baru,” ujar Mohan kepada wartawan, belum lama ini.

Mohan menegaskan, penyegaran struktur dilakukan sebagai bagian dari kaderisasi partai, dengan melibatkan kalangan muda dan aktivis dari berbagai organisasi kepemudaan di NTB. Hal ini dilakukan untuk menjawab tantangan zaman dan menjaga relevansi Partai Golkar di masa depan.

“Banyaknya kalangan muda dan para aktivis dari berbagai elemen organisasi kepemudaan dan ormas ini diharapkan membawa semangat baru, yang akan membuat Partai Golkar semakin maju dan tetap menjadi pemenang pada Pemilu 2029,” jelasnya.

Mohan juga menyebut bahwa dalam susunan pengurus baru, dirinya banyak mengakomodasi tokoh-tokoh dari kalangan organisasi masyarakat (ormas), dengan memperhatikan keseimbangan geopolitik dan demografi, khususnya antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Selain itu, ia menekankan pentingnya konsolidasi internal setelah Musyawarah Daerah (Musda). Dalam waktu dekat, Partai Golkar NTB akan mempersiapkan musyawarah di tingkat kabupaten/kota sebagai langkah strategis menuju Pemilu mendatang.

“Ini tanggung jawab besar. Apa yang telah kita peroleh tidak boleh disia-siakan. Kepercayaan publik harus dijaga,” ujarnya.

Mohan juga menyampaikan bahwa tantangan ke depan tidak hanya soal penguatan struktur partai, tetapi juga kemampuan untuk merespons dinamika dan perubahan kebijakan politik nasional. Oleh karena itu, kepengurusan yang dibentuk harus inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan visi partai.

“Kepemimpinan periode kedua ini menegaskan bahwa organisasi tetap menjadi pusat orientasi, dengan pengurus yang dipilih berdasarkan prinsip representasi yang menyeluruh,” tegasnya.

Diketahui, Mohan Roliskana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar NTB dalam Musda XI pada 22 Juni 2025. Ia menjadi kader pertama yang memimpin Golkar NTB selama dua periode. Setelah susunan kepengurusan rampung, pihaknya akan segera mengusulkan pelantikan resmi. (ndi)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO