Giri Menang (Suara NTB) – Atlet Taekwondo asal Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong Lombok Barat, Fernando Reigen Mumek berhasil mengharumkan nama daerah Lombok Barat khususnya dan NTB umumnya di kancah nasional. Setelah anak berusia 14 tahun ini meraih juara I pada ajang bergengsi Perang Bintang Antar Pelajar di Tangerang.
Anak kedua dari pasangan M. Rendy Ikhsan dan Martini asal Dusun Sepi ini kembali membawa nama baik daerah pada level internasional, menyusul Fernando akan mengikuti Kejuaraan Internasional “2nd East Borneo Internasional Championship 2025” di GOR Segiri Samarinda Kalimantan Timur pada 17-20 Juli 2025 mendatang.
Martini, ibu dari Nando panggilan karib dari Fernando, mengutarakan anak keduanya itu pada akhir bulan lalu mengikuti Perang Bintang antarpelajar dan mahasiswa di Tangerang. “Dia lima hari mengikuti perang bintang se-Indonesia dan alhamdulillah juara I,” tutur dia, kemarin. Selang beberapa hari, Nando kembali berangkat ke Kalimantan Timur untuk mengikuti kejuaraan internasional.
Pada kejuaraan internasional ini, Nando akan menghadapi Atlet dari bebagai negara. “Ia mainnya under 49, melawan Atlet dari Indonesia dan luar negeri juga,” imbuhnya.
Agenda pertandingan padat menanti Nando, karena setelah Kejuaraan Internasional ini, bulan berikutnya (Agustusan) ia ikut Gubernur Cup di Mataram. “Itu bulan Agustus ikut Gubenur Cup,” imbuhnya.
Nando sendiri sudah ikut seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Ia pun terpilih memperkuat Lobar pada Cabor Taekwondo. “Alhamdulillah anak saya terpilih ikut Poprov,” katanya.
Menurutnya semua pertandingan yang diikuti nanti ini jiah sekaligus menjadi persiapan bagi Nando mengikuti Porprov tahun depan. Nando juga intens latihan di Gelanggang olahraga. Selesai salat asar, Nando tutur ibunya sudah mulai latihan sampai pukul 19.00 malam. “Berhenti sebentar salat magrib, lanjut lagi latihannya, itu tiap hari latihan,” ujarnya.
Sebelumya pada Desember tahun 2024 lalu, ia juga pernah ikut kejuaraan provinsi di Lotim. Dia dilepas di kantor Dispora Lobar. Hasilnya dari 28 atlet, empat orang dapat juara, termasuk Nando. (her)


