spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMDugaan Beras Oplosan, Wawali Ingatkan Jangan Sampai Rugikan Masyarakat

Dugaan Beras Oplosan, Wawali Ingatkan Jangan Sampai Rugikan Masyarakat

Mataram (Suara NTB) – Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman meminta organisasi perangkat daerah teknis, melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran beras premium di pasar. Dugaan beras oplosan jangan sampai merugikan masyarakat. “Kita sesalkan adanya beras premium dioplos,” kata Wawali.

Wawali menegaskan temuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia menjadi atensi bagi daerah untuk mewaspadai, supaya masyarakat sebagai konsumen tidak dirugikan oleh tindakan oknum untuk menguntungkan diri sendiri. Beras premium oplosan juga menjadi bagian sesuatu yang harus diantisipasi oleh tim pengendali inflasi daerah. “Nanti kita akan minta cek langsung ke lapangan ada tidak hal seperti itu terjadi,” ujarnya.

Mujib mengatakan, beras oplosan ini tidak menutup kemungkinan terjadi di daerah. Oleh karena itu, OPD diminta mengecek secara langsung takaran beras apakah sesuai atau sebaliknya.

Masyarakat selaku konsumen juga diminta tetap waspada, lebih cermat serta melaporkan bilamana terdapat indikasi beras oplosan atau kekurangan takaran. “Silahkan dilaporkan kalau ditemukan beras premium yang dioplos,” imbaunya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida menambahkan informasi dugaan beras premium oplosan langsung ditindaklanjuti dengan mengecek di tiga retail modern di Kota Mataram. Sasaran pengawasannya di supermarket di Kelurahan Abian Tubuh dan supermarket di kawasan Cakranegara.

Beras premium diduga oplosan tidak ditemukan, tetapi menjadi catatan bagi Dinas Perdagangan untuk intens melakukan pengawasan. “Kita langsung turun melakukan pengecekan di supermarket di Mataram,” katanya.

Bukan saja dioplos lanjutnya, indikasi kecurangan dengan mengurangi takaran juga menjadi atensi. Pihaknya melakukan pengecekan takaran melibatkan Bagian Meteorologi Dinas Perdagangan Kota Mataram.

Masyarakat diminta melaporkan bilamana menemukan indikasi beras premium dioplos atau kekurangan takaran. Kecurangan dilakukan distributor jangan sampai merugikan masyarakat. “Kita minta masyarakat juga aktif melapor jika mencurigai beras premium dioplos atau tidak sesuai takaran,” demikian kata dia. (cem)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO