spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATPerumda Barinas Salurkan 16 Ton Beras untuk ASN KSB Setiap Bulan

Perumda Barinas Salurkan 16 Ton Beras untuk ASN KSB Setiap Bulan

Taliwang (Suara NTB) – Perusahaan Umum Daerah Bariri Aneka Usaha (Perumda Barinas) mengeklaim saat ini telah mampu mengakomodir kebutuhan beras Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Perusahaan plat merah Pemda KSB yang ditugasi menyalurkan beras ASN itu, tak kurang menyiapkan sekitar 16 ton beras premium setiap bulannya. “Sekarang rata-rata 16 ton beras kita salurkan ke sekitar 3 ribu lebih ASN setiap bulan,” jelas direktur Perumda Barinas KSB, Baharuddin Ang, Kamis, 17 Juli 2025.

Belasan ton beras itu didapatkan Perumda Barinas dari pihak Bulog. Dikatakan Baharuddin, dalam pengadaan beras ASN itu sebenarnya pihaknya ingin bermitra dengan para pengusaha lokal. Hanya saja para ASN selaku konsumen menuntuk agar beras yang disediakan standar premium. Di mana hal tersebut tidak dapat dipenuhi oleh pengusaha lokal.

“Itu pun pabrik Bulog yang bisa menghasilkan beras premium hanya ada di Lape (Sumbawa). Sehingga kita tetap mengajak kemitraan pengusaha lokal dalam pengangkutannya ke KSB,” papar Baharuddin.

Penyelenggaraan pengadaan beras ASN oleh Perumda Barinas itu, saat ini sudah dapat dikatakan berjalan lancar. Karena itu Baharuddin menyatakan, ke depan berapa pun jumlah kebutuhan beras ASN Pemda KSB dapat pihaknya penuhi. “Sekarang kan ada CPNS dan PPPK yang baru direkrut tunggu setahun baru dapat. Nanti mereka itu bisa kita akomodir kok. Berapa pun tambahan beras yang dibutuhkan,” klaimnya.

Sementara itu ditanya mengenai keuntungan petani dan pengusahan lokal KSB dari program pengadaan beras ASN itu, sebagaimana harapan Pemda KSB sebelumnya? Baharuddin menyatakan, para petani dan pengusaha lokal tetap memperoleh keuntungan. Bulog selama ini tetap menyerap padi petani KSB setiap musim panen tiba dan para pengusaha pun dilibatkan dalam proses distribusi berasnya. “Jadi tidak ada pihak yang kehilangan haknya dari penyaluran beras ASN yang kami kelola itu,” cetusnya.

Sebagai informasi program beras ASN itu sebelumnya diinisiasi oleh Bupati KSB, HW Musyafirin. Kala itu, uang makan para ASN ditambah sebesar Rp100.000 setiap bulannnya yang dikonversi dalam bentuk beras. Adapun tujuan program itu untuk membantu stabilisasi harga gabah di tingkat petani setiap musim panen tiba. Di mana dengan uang makan para ASN itu digunakan untuk membelo hasil panen petani. (bug)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO