spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBKOTA MATARAMProdusen MinyaKita Ditahan, Disdag Nilai Jadi Pelajaran bagi Produsen Lainnya

Produsen MinyaKita Ditahan, Disdag Nilai Jadi Pelajaran bagi Produsen Lainnya

Mataram (Suara NTB) – Salah satu produsen MinyaKita di Kota Mataram ditahan oleh kepolisian. Penahanan ini disinyalir akibat kecurangan. Kasus ini dinilai menjadi pembelajaran bagi produsen minyak subsidi lainnya.

Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Mataram Sri Wahyunida dikonfirmasi pada, Kamis, 17 Juli 2025 menjelaskan, pihaknya telah memantau harga dan volume dari minyaKita di pasar maupun toko modern. Selanjutnya, kewenangan dari aparat kepolisian untuk menindaklanjuti temuan tersebut. “Kita hanya fungsinya koordinasi saja,” terangnya.

Produsen minyak subsidi ini sebenarnya telah diingatkan sebelumnya. Nida menegaskan, kejadian ini menjadi pembelajaran bagi produsen lainnya di Kota Mataram. Tingginya permintaan minyaKita, tetapi stok tidak tersedia, maka produsen diperbolehkan membeli di daerah lain.

Catatannya distributor harus menyimpan resi atau bukti pembelajaran. Pengusaha diperbolehkan mengambil untung selama dinilai wajar. “Satu pesan saya kalau membeli di luar daerah maka wajib menyimpan bukti pembelian barang sebagai bukti,” ujarnya.

Nida memahami bahwa pengusaha juga membutuhkan biaya operasional dan lain sebagainya. Perihal distributor minyak goreng yang ditahan menjadi ranah aparat penegak hukum. “Saya juga kaget dengar berita itu,” pungkasnya.

Dinas Perdagangan selaku pembina tetap menjalan komunikasi yang baik dan efektif dengan produsen maupun distributor. Pihaknya tidak pernah mencari kesalahan mereka, melainkan mengedepankan keterbukaan.

Salah satu contoh sebut Nida, apabila distributor mengalami kekurangan stok minyaKita, maka ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Dinas Perdagangan Provinsi NTB, untuk membuka jalan bagi pengusaha untuk berkomunikasi dengan pengusaha lainnya. “Kami tidak pernah persulit pengusaha. Kita hanya meminta mereka terbuka, karena banyak distributor kami yang aktif,” terangnya.

Kejadian ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi pengusaha atau distributor lainnya, agar tidak melakukan kecurangan yang dapat merugikan masyarakat. (cem)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO