Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) melakukan renovasi sejumlah gedung, yakni ruang kerja Bupati Lobar, gedung putih dan Ruang Fraksi DPRD setempat. Anggaran yang dipakai untuk renovasi itu mencapai lebih dari Rp1 miliar. Selain beberapa gedung itu, Pemkab Lobar juga berencana merenovasi ruang kerja Wakil Bupati.
Kabag Umum Setda Lobar Lalu Ramadhan Ayub menerangkan pekerjaan renovasi Gedung Putih itu berupa pengecatan. Anggarannya ada melekat di Bagian Umum, sedangkan PPK di Bagian Penggadaan Barang Jasa (PBJ) Setda Lobar. “DPA (anggarannya) di sini (Bagian Umum), PPK-nya di PBJ. Anggarannya sekitar Rp380,” katanya.
Pekerjaan renovasi ini menggunakan mekanisme penunjukan lelang elektronik, karena ada ketentuan bahwa nilai sampai Rp400 juta bisa mekanisme Penunjukan Langsung (PL). Namun terkait mekanisme ini ranahnya di Bagian PBJ. Dengan anggaran Rp380 juta itu untuk pengecatan gedung bagian tengah, kubah, gedung sayap kiri dan kanan, samping kiri dan kanan, serta bagian tengah (bagian belakang gedung).
Karena anggaran tidak mencukupi, bagian belakang baik bagian sayap kiri dan kanan. “Ini masuk pemeliharaan,”imbuhnya.
Selain Gedung Putih, ruang kerja Bupati juga direhab. “Ada juga yang lain (direhabilitasi) ruangannya Pak Bupati. Itu sudah kami kerjakan,” imbuhnya.
Anggaran untuk rehabilitasi ruang kerja Bupati sekitar Rp300 juta lebih. Rehab ruangan bupati itu berupa pengerjaan interior. Rehab kantor ini permintaan dari pimpinan dalam hal ini bupati. Selain Gedung Putih dan ruang kerja bupati, ruang kerja wabup juga akan direhab, anggarannya diusulkan pada APBD Perubahan ini. “Itu ruang Bu Wakil (Wabup), ruang kerja Umar Madi dan eks ruang staf ahli,” kata dia.
Ruangan Umar Madi akan dijadikan ruang kerja, sedangkan esk ruang staf ahli dipakai untuk transit tamu. “Ini diusulkan pada APBD Perubahan. Rp350 juta kita usulkan,” sebutnya.
Selain di gedung eksekutif, Kantor legislatif juga direnovasi. Semua ruangan fraksi sebanyaknya sembilan ruang direnovasi. Anggaran renovasi ini diperkirakan menelan biaya ratusan juta rupiah.
Sekretaris DPRD Lobar Syahrudin mengatakan penanganan renovasi 9 ruang fraksi DPRD sedang dalam proses pengerjaan. “Ini bukan tender, yang (renovasi) ruang fraksi hanya Rp400 juta, dia PL,” katanya.
Pengerjaan renovasi ruang fraksi ini hampir rampung tinggal pada proses penyelesaiannya. Jajarannya yang memiliki serifikat pejabat PBJ yang melakukan proses pengadaan dan membuat kontrak. (her)

