spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNASIONALDensus 88 Ungkap Peran Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor

Densus 88 Ungkap Peran Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor

Jakarta (Suara NTB) – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap peran terduga teroris berinisial Y yang ditangkap di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 18 Juli 2025.

“Menjabat berbagai posisi dan menjadi fasilitator,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Ajun Komisaris Besar Polisi Mayndra Eka Wardhana di Jakarta, Senin, 21 Juli 2025.

Akan tetapi, Mayndra tidak mengungkapkan organisasi ataupun kelompok teroris yang diduga terlibat dengan Y. Terduga teroris tersebut ditangkap di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 18 Juli 2025 pukul 05.04 WIB.

Barang bukti yang diamankan tim Densus 88 dalam pengungkapan tersebut adalah barang-barang yang melekat dengan Y. “Ponsel, kartu identitas, motor, sejumlah uang, dan lain-lain,” ucap Mayndra.

Saat ini, terduga teroris Y tengah diperiksa mendalam oleh penyidik Densus 88 Antiteror Polri. Mengenai substansi pemeriksaan, Mayndra tidak bisa mengungkapkannya lantaran masih dalam proses penyidikan.

Densus 88 juga membenarkan telah menangkap satu terduga teroris di Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Kamis, 17 Juli 2025. “Satu (terduga teroris),” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana di Jakarta, Senin, 21 Juli 2025.

Terkait identitas terduga teroris maupun kronologi penangkapan, Mayndra tidak bisa mengungkapkannya lantaran masih dalam proses penyidikan.

“Hal ini dilakukan oleh Densus 88 dalam rangka preventive strike (serangan preventif) penanggulangan ancaman teror,” katanya.

Sebelumnya, dikabarkan seorang warga terduga teroris ditangkap oleh Densus 88 di Kelurahan Nalu, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis, 17 Juli 2025.

Lurah Nalu, Ahyar Tauhid mengatakan, terduga teroris tersebut berinisial LA (53) dan diketahui berprofesi sebagai penjual keripik.

Menurut Ahyar, LA sudah lama menetap di Kelurahan Nalu. Terduga pelaku tinggal di wilayah itu sekitar 20 tahun lebih.

Adapun berdasarkan data yang dihimpun, terduga teroris itu ditangkap dengan barang bukti satu buah tas dengan dokumen dan dua buah gawai.

Pada saat penangkapan, LA sedang melaksanakan kegiatan rutinitas dengan keluarga. Terduga diamankan dan dibawa menuju Mako Brimob Tolitoli. (ant)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO