spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK TENGAHDinyatakan Desersi, Satu Anggota Polres Loteng Dipecat

Dinyatakan Desersi, Satu Anggota Polres Loteng Dipecat

Praya (Suara NTB) – Salah satu anggota Polres Lombok Tengah (Loteng) Bripka IS dipecat secara tidak hormati dari anggota kepolisian. Setelah yang bersangkutanya dinyatakan melanggar disiplin berupa desersi dengan meninggalkan tugas tanpa keterangan yang jelas. Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Bripka IS tersebut digelar di halaman Mapolres Loteng, Senin, 21 Juli 2025. Dipimpin langsung Kapolres Loteng AKBP Eko Yusmiarto, SIK.

Bripka IS sendiri tidak hadir pada upacara tersebut. Sehingga prosesi pemecatan hanya ditandai dengan pencoretan foto Bripka IS oleh Kapolres Loteng. Sebelumnya, dalam proses persidangan Bripka IS juga tidak pernah hadir. Sehingga Bripka IS dipecat dengan status desersi serta in absentia.

“Keputusan dijatuhkan terhadap Bripka IS karena yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran disiplin berupa desersi dan in absentia,” terang AKBP Eko.

Pihaknya pun berharap kasus tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi personel Polres Loteng lainnya. Untuk tidak melakukan hal serupa jika tidak mau dicopot sebagai anggota kepolisian. Sekaligus bisa menjadi motifasi untuk terus berkerja dan mengabdi dengan semaksimal mungki bagi korps dan masyarakat di daerah ini.

“PTDH adalah bentuk ketegasan Polri untuk para personel, setiap personel Polri harus menjunjung tinggi disiplin, loyalitas dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai abdi Negara,” tandasnya.

Lebih lanjut AKBP Eko mengatakan bahwa menjadi anggota Polri tidaklah mudah. Harus bisa melewati berbagai tahapan dan serangkaian tes. Persaingan untuk bisa menggunakan seragam coklat kepolisian juga sangatlah ketat. Karena banyak masyarakat di luar sana yang juga ingin menjadi anggota Polri. Namun tidak bisa karena memang menjadi anggota Polri tidak mudah.

Sehingga ketika memiliki kesempatan sebagai anggota Polri hendaknya dimanfaatkan dan dijalankan dengan sebaik mungkin. ‎”Masih banyak masyarakat diluar sana yang ingin menjadi anggota Polri dan untuk bisa menjadi anggota Polri tidaklah mudah,” tegasnya.

Pada saat yang sama Kapolres Loteng juga memberikan penghargaan kepada 14 personel Polres Loteng yang telah menunjukkan dedikasi tinggi kepada satuan serta prestasi tinggi di bidang olahraga. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas raihan yang ditorehkan para personel Polres Loteng.

‎‎”Tidak hanya sanksi tegas, bagi personel yang mampu berprestasi kami pastinya juga akan memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya. Penghargaan ini diharapkan juga bisa menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya. (kir)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO