spot_img
Sabtu, Februari 21, 2026
spot_img
BerandaNTBSekolah Rakyat Eks Akper Lotim akan Dilaunching 30 Juli

Sekolah Rakyat Eks Akper Lotim akan Dilaunching 30 Juli

Mataram (Suara NTB) – Sekolah Rakyat tahap 1 B yang bertempat di bekas Gedung Akademi Keperawatan (Akper) Lombok Timur direncanakan dilaunching pada Rabu, 30 Juli 2025. Launching atau peluncuran itu sendiri nantinya bersamaan dengan launching seluruh Sekolah Rakyat di Indonesia di mana nantinya akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB, Nunung Triningsih mengatakan, saat ini bangunan Sekolah Rakyat Tahap 1 B Eks Akper Lotim masih tengah direhabilitasi. “Lagi proses rehab dan insyaallah rencananya nanti sekaligus dilaunching sama Presiden itu tanggal 30 itu kami masuk,” katanya kepada Suara NTB, Senin, (21/7/2025).

Sementara itu, Sekolah Rakyat Tahap 1 A Sentra Paramita sudah memulai proses pembelajaran pada Senin, (14/7/2025) lalu. Nunung menyebut, proses penetapan Sekolah Rakyat dilakukan secara bertahap sesuai dengan tahapannya.

“Jadi lebih dulu penetapannya itu adalah Sentra Paramita. Makanya Sentra Paramita itu tahap 1 A, setelah itu baru penetapannya Eks Akper ini 1 B. Dan ada lagi menyusul nanti ini kan 1 C ada di dua tempat di BLK Lenek dan di SKB Gunung Sari itu tahap 1 C karena dia belakangan penetapannya,” jelasnya.

Jelang proses menuju launching tersebut, Nunung menyampaikan telah dilakukan beberapa pemeriksaan kepada siswa Sekolah Rakyat Eks Akper Lotim yakni pemeriksaan kesehatan. Adapun Kesehatan yang diperiksa meliputi Kesehatan fisik dan psikis. Proses pemeriksaan ini dilakukan berkat kerja sama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, Kabupaten, dan Puskesmas di Lotim.

“Dari fisiknya dan wawancara terkait dengan psikisnya diwawancara juga. Jadi dari fisiknya diperiksa semuanya, dari Kesehatan mata, telinga, sama mulut juga diperiksa. Dan, Kesehatan fisik secara keseluruhan juga,” tutur mantan Kadis DP3AP2KB itu.

Pemeriksaan Kesehatan ini dilakukan untuk mencegah terkendalanya proses pembelajaran akibat gejala sakit yang diderita siswa-siswi nantinya. “Sekolah rakyat ini kan ditujukan untuk keluarga miskin. Jadi jangan sampai hal-hal tersebut menghalangi. Jadi di situlah nanti misalnya ada masalah kesehatan nanti ditangani sambil proses Pendidikan,” ucap Nunung.

Sebagai informasi, Dinsos NTB telah menjaring sebanyak 125 siswa untuk Sekolah Rakyat tahap 1 B Eks Akper Lotim dengan rincian 60 perempuan dan 65 laki-laki. Sebanyak 125 siswa itu nantinya akan terbagi ke dalam lima rombongan belajar (Rombel). Masing-masing rombel akan diisi 25 siswa.

Perlu diketahui juga, Eks Akper sebagai lokasi Sekolah Rakyat bersifat sementara. Karena dalam kurun waktu satu tahun nantinya, lokasi Sekolah Rakyat Tahap 1 B akan bertempat di Kelayu Jorong, Lotim.

”Artinya bahwa mereka nanti menjalani pendidikan atau di asramakan itu di Eks Akper ini hanya sementara. Hanya satu tahun. Setelah nanti gedungnya sudah jadi, nanti mereka semua pindah ke sana. Di Lombok Timur itu sudah diverifikasi sudah disurvei oleh PU itu di Kelayu Jorong,” tandasnya. (sib)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO