Mataram (Suara NTB) – Seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup total selama 10 hari, terhitung mulai tanggal 1-10 Agustus 2025. Penutupan ini menindaklanjuti hasil rekomendasi Rakor Tindaklanjut Penanganan Terhadap Kecelakaan yang terjadi di Jalur Wisata Pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Yarman melalui saluran resminya mengatakan, hasil Rakor bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia serta Nota Dinas Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan Republik Indonesia meminta untuk Pendakian Rinjani dihentikan secara total untuk sementara waktu.
Aturan tersebut bahkan telah ada bernomor ND.1009/KSDAE/PJL/KSA. Enam jalur yang ditutup di bulan Agustus mendatang adalah Jalur Wisata Pendakian Senaru di Kabupaten Lombok Utara; Jalur Wisata Pendakian Torean di Kabupaten Lombok Utara; Jalur Wisata Pendakian Sembalun di Kabupaten Lombok Timur.
Selanjutnya jalur Wisata Pendakian Timbanuh di Kabupaten Lombok Timur; Jalur Wisata Pendakian Tetebatu di Kabupaten Lombok Timur; Jalur Wisata Pendakian Aik Berik di Kabupaten Lombok Tengah.
Selama masa penutupan BTNGR, Pemprov NTB, dan seluruh unsur yang ada akan melakukan evaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) pendakian dengan cara melakukan perbaikan jalur wisata pendakian untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pendaki.
Juga melakukan penataan sarana prasarana pendukung pendakian (fasilitas pendukung di jalur wisata pendakian dan peralatan standar SAR).
Adanya penutupan ini tentu berdampak kepada para pendaki. Untuk itu, BTNGR meminta pendaki yang sudah melakukan booking atau pemesanan tiket pendakian di tanggal tersebut untuk dilakukan rescheduled atau pergantian jadwal pendakian.
“Dapat melakukan penjadwalan ulang (reschedule) selama sisa musim pendakian tahun 2025, atau dapat melakukan klaim pengembalian (refund) biaya pembelian tiket masuk dan asuransi apabila membatalkan rencana pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani,” pungkasnya. (era)



