spot_img
Jumat, Februari 20, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATMasyarakat Bisa Usulkan Penghapusan Penerima Bansos Terlibat Judol

Masyarakat Bisa Usulkan Penghapusan Penerima Bansos Terlibat Judol

Taliwang (Suara NTB) – Penghapusan penerima bantuan sosial (Bansos) yang terlibat judi online (Judol) ternyata bisa dilalukan melalui mekanisme pelaporan. Masyarakat bisa mengusulkan penghapusan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) jika dapat membuktikan seorang penerima yang dilaporkan terlibat pada salah satu tindakan kejahatan siber tersebut.

“Kalau Kemensos kan deteksinya lewat rekening terafiliasi Judol. Tapi masyarakat juga bisa dengan cara melaporkannya. Dan kalau benar terbukti pasti dihapus sebagai penerima Bansos,” kata Kepala Dinas Sossial (Dinsos) Kabupaten Sumbawa Barat melalui Kabid Data dan Informasi Kesejahteraan (Datin), Andy Suwandy, Rabu, 23 Juli 2025.

Pengajuan penghapusan penerima Bansos terlibat Judol, dikatakan Andy, mekanismenya sama dengan tahapan umumnya. Di mana warga penerima Bansos yang dicurigai terlibat Judol dilaporkan ke Dinsos atau secara daring lewat aplikasi Cek Bansos. Laporan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti oleh petugas Dinsos dengan melakukan verifikasi langsung ke lapangan.

“Tentu saat melaporkan lampirkan bukti-buktinya. Kalau bisa berupa foto yang menunjukkan bersangkutan melakukan Judol saat itu,” papar Andy.

Jika dari hasil pemeriksaan lapangan terbukti. Andy melanjutkan, tim Dinsos akan mengarahkan desa menggelar musyawarah desa khusus (Musdesus). Pada Musdesus itulah nantinya, forum tertinggi desa ini yang akan menetapkan penerima Bansos terlibat Judol itu diusulkan untuk dihapuskan datanya sebagai penerima Bansos lagi. “Hasil Musdesus itu nanti diserahkan ke kami untuk diapprove (disetujui) yang menjadi landasan Kemensos menghapus datanya di pusat,” urainya.

Lebih lanjut Andy mengungkapkan, sejak adanya temuan Kemensos terkair ratusan ribu rekening penerima Bansos terafiliasi Judol. Pihaknya telah menerima beberapa aduan dari masyarakat. Aduan-aduan tersebut kata dia, akan segera ditindaklanjuti pihaknya dengan turun lapangan. “Harapan kami masyarakat jangan takut melaporkan kalau di sekitarnya ada yang berbuat demikian (penerima Bansos terlibat Judol),” pintanya seraya menambahkan jika pihaknya tidak mengetahui adakah data warga penerima Bansos terlibat Judol yang tedereksi lewat rekeningnya di Kemensos.

“Kami tidak tahu ada atau tidaknya. Karena kan hanya Kemensos yang punya akses ke rekening penerima Bansos,” tukas Andy. (bug)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO