Mataram (Suara NTB) – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berita bohong alias hoaks terkait bantuan sosial. Masyarakat diminta mengecek di laman resmi kementerian atau OPD teknis, guna memastikan kebenaran informasi tersebut.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram Drs. I Nyoman Suandiasa menerangkan, tema atau isu kekinian pasti diikuti dengan informasi bohong atau hoaks. Salah satu diantaranya informasi bantuan sosial, subsidi, dan lain sebagainya. Berita bohong seolah menjadi keniscayaan. Artinya, sesatu yang ada di dunai nyata juga tercermin di dunia maya. “Tema atau isu kekinian yang muncul di dunia nyata pasti menyebar di dunia maya,” terangnya dikonfirmasi pada, Kamis, 24 Juli 2025.
Nyoman tidak memungkiri hoaks tentang bantuan sosial seperti penyaluran bantuan subsidi upah marak ditemukan di media sosial. Literasi digital dinilai sangat penting agar masyarakat memfilter tiap informasi yang diterima di medsos.
Mantan Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kota Mataram menambahkan, mitigasi sebenarnya sudah dilakukan pemerintah melalui pendekatan teknokratis. Pendekatannya melalui internet sehat, sosialisasi melibatkan stakeholder di dunia pendidikan dan komunitas. “Komunitas dan siswa juga menjadi sasaran untuk diberikan pelatihan dan sosialisasi,” ujarnya.
Mencegah berita bohong berkembang luas kata Nyoman, tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Menurut dia, perlu penyadaran, pemahaman, dan pendampingan dari komunitas dan keluarga untuk menyaring informasi yang beredar di medsos.
Dampak hoaks berakibat fatal dan informasi tidak benar mengaburkan informasi sebenarnya. “Banyak sekali contoh konkrit di lihat dalam masyarakat. Hoaks ini patut diwaspadai,” imbaunya.
Masyarakat diminta memverifikasi informasi bansos di medsos dengan mengecek secara langsung di website resmi kementerian terkait atau OPD teknis. Konten palsu dikhawatirkan menimbulkan kejenuhan bagi warga, sehingga dibutuhkan kedewasaan menyikapi informasi yang beredar di medsos. (cem)


