spot_img
Rabu, Februari 18, 2026
spot_img
BerandaNTBSUMBAWA BARATDinas Perikanan KSB akan Susun DED Perikanan Budidaya

Dinas Perikanan KSB akan Susun DED Perikanan Budidaya

Taliwang (Suara NTB) – Daya dukung bendungan Bintang Bano dan Tiu Suntuk dalam pengembangan potensi sektor perikanan daerah tengah dirintis oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Guna memaksimalkan keberadaan kedua fasilitas mega bedung itu. Pemda KSB melalui Dinas Perikanan setempat akan menyusun Detail Engineering Desain (DED) potensi budidaya air tawar pada dua saluran bendungan tersebut. “Insyaallah tahun depan kita buat DED-nya,” kata Kabip Perikanan Budidaya Dinas Perikanan KSB, Ahlul Afwan, Jumat, 25 Juli 2025.

Ia menjelaskan, pada sepanjang saluran irigasi bendungan Bintang Bano dan Tiu Suntuk terdapat blok-blok lahan yang tidak cocok diusahakan untuk kegiatan pertanian. Lahan-lahan tersebutlah yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan air tawar oleh masyarakat. “Daripada mubazir dilalui saluran bendungan tapi tidak bisa ditanami. Kan lebih bagus dimanfaatkan untuk kolam budidaya ikan,” paparnya.

Langkah itu menurut Afwan adalah upaya ekstensifikasi perikanan. Ia menyebut dengan kehadiran saluran bendungan Bintang Bano dan Tiu Suntuk akan lebih banyak lagi lahan-lahan milik masyarakat yang dapat diusahakan untuk budidaya perikanan. “Bayangkan saja saluran bendungan Bintang Bano yang sampai ke Kecamatan Poto Tano. Berapa luas lahan yang dilalui tapi tidak bisa ditanami dan cocok dibuat kolam,” tukasnya.

Melihat potensi itulah Afwan mengatakakan, persiapannya harus dimulai secara serius. Dan penyusunan DED terhadap rencana itu menjadi titik awal Dinas Perikanan KSB.

“Kenapa kita perlu buat DED-nya agar tidak terjadi konflik nanti antara petani dengan pemilik kolam dalam mekansime pemanfaatan air bendungan,” sambung Afwan.

Selanjutnya ia menyampaikan ekstensifikasi perikanan dengan memanfaankan dua saluran mega bendung itu, memiliki daya dukung lainnya. Afwan menyebut, keberadaan Balai Beni Induk (BBI) Tepas hibah dari Pemprov NTB menjadi salah satu modal dalam mendukung ektensifikasi budidaya air tawar itu.

Dari BBI itu kebutuhan bibit para pembudidaya akan dipenuhi. Selain itu, BBI Tepas akan disiapkan pula untuk memproduksi bibit yang diproyeksi mampu memenuhi kebutuhan bibit ikan air tawar di Pulau Sumbawa.

“Pengelolaan BBI Tepas itu akan menjadi cikal bakal industrialisasi bidang perikanan kita. Dan untuk BBI kita akan mulai benahi juga mulai tahun depan,” imbuh Afwan. (bug)

IKLAN

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN



VIDEO