Giri Menang (Suara NTB) – Bank Dinar, dalam rangka milad ke-19, meresmikan wakaf sumur bor di Dusun Embung Kolah, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Kamis (27/7/2025). Kolaborasi dengan LAZ Metro Insan Mulia (MIM) Foundation ini menjawab krisis air bersih yang telah lama dialami warga setempat.
Selama bertahun-tahun, warga Dusun Embung Kolah terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Ishak, tokoh pemuda setempat, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas peresmian sumur bor ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada Bank Dinar dan MIM Foundation yang telah membantu kami,” ujarnya.
Ketua MIM Foundation, M. Romi Saefudin, menjelaskan proses pembangunan sumur bor yang memakan waktu sembilan bulan. Timnya melakukan survei di dua titik sebelum menentukan lokasi pengeboran berdasarkan data geolistrik. “Semoga air ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.
Setelah peresmian, tahap selanjutnya adalah pipanisasi untuk mendistribusikan air ke berbagai titik di Dusun Embung Kolah, termasuk masjid. MIM Foundation berkomitmen untuk memantau dan memastikan kelancaran distribusi air bersih.
Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen, menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya proyek ini, mengingat tantangan medan yang cukup berat selama proses pengeboran. Ia berharap ke depan, penampungan air dapat dibangun untuk memudahkan akses air ke rumah-rumah warga.
Bank Dinar dan MIM Foundation berharap program wakaf sumur bor dapat direplikasi di daerah lain yang mengalami krisis air bersih. Keduanya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. (r)



