spot_img
Rabu, Januari 28, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATMenko AHY Tinjau Proyek Rehab Irigasi Senilai Rp42 Miliar di Lobar, Ini...

Menko AHY Tinjau Proyek Rehab Irigasi Senilai Rp42 Miliar di Lobar, Ini yang Dijanjikan

Giri Menang (suarantb.com) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono atau Menko AHY melaksanakan sejumlah agenda di Lombok Barat atau Lobar. Selain menyerahkan sertifikat elektronik PTSL di Desa Golong, ia juga meninjau proyek rehabilitasi saluran irigasi Dam Pengge sepanjang 7 Kilometer dengan anggaran Rp42 miliar di sepanjang wilayah Lobar.

Menko AHY turun meninjau rehab Irigasi di Desa Banyu Urip sekitar pukul 14.00 Wita, selepas menyerahkan sertifikat elektronik di Desa Golong, Minggu (27/7/2025). AHY didampingi Wamen ATR/BPN, Gubernur NTB, H. L. Muhammad Iqbal, Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini, pihak BWS, Kadis PUTR Ahad Legirto, Sekdis Lalu Ratnawi bersama jajaran terkait.

Dalam kunjungannya ini, Menko AHY menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan proyek rehabilitasi saluran irigasi di Lobar sepanjang 5 kilometer.

“Pak Menko meninjau rehabilitasi saluran irigasi Sepanjang 7 Kilometer, beliau didampingi pak Gubernur, pak Bupati dan jajaran,” terang Sekdis PUTR Lalu Ratnawi.

Daerah Irigasi atau DI Bandungan Pengge membentang mengaliri lima kecamatan di Lobar. Tahun ini, pihak BWS merehabilitasi sepanjang 7 Kilometer. Sejauh ini penyelesaian proyek rehabilitasi irigasi ini telah mencapai di atas 40 persen. Menko AHY menekankan agar pengerjaan memperhatikan kualitas.

Menko juga berkomitmen akan menambah penanganan rehablitasi saluran irigasi tahun depan, sepanjang 5 Kilometer menuju Lembar. Sehingga DI Lembar ke selatan juga bisa diairi dari Bendungan Pengge untuk bisa meningkatkan produktivitas pertanian yang belum optimal di daerah itu. Rehabilitasi saluran untuk memaksimalkan pengairan lahan sawah warga yang mencapai 3.500 Hektare.

Menko AHY Janjikan Bangun Bendungan

Selain menambah rehab irigasi, AHY juga akan membangun Bendungan di sekitar desa Banyu Urip yang selama ini belum tersentuh. “Alhamdulillah tahun depan juga akan dibangun di Banyu Urip sehingga bisa menambah jaringan tersier,” imbuh Lalu Ratnawi.

Begitu juga untuk infrastruktur jalan, sudah ada petunjuk dari Menko. Bupati akan melakukan diskusi untuk peningkatan dana IJD baik bidang infrastruktur dan irigasi ke depan.

Seperti pintu air yang lama jebol dan rusak. Rumah jaga pengamat air yang belum pernah diperhatikan. Perbaikan sejumlah sarana prasarana ini untuk mengantisipasi curah hujan tinggi akhir tahun ini. “Akan ditangani tahun ini,” sambungnya.

Termasuk jalan usaha tani yang menjadi usulan petani di daerah itu. Berbagai infrastruktur penunjang peningkatan ketahanan pangan ini menjadi konsen Menko AHY. Sehingga Bupati memeritahkan PU untuk mengawal usulan ke Kementerian terkait. (her)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO