spot_img
Sabtu, Januari 31, 2026
spot_img
BerandaNTBKetat, Persaingan di Inorga PPYNI

Ketat, Persaingan di Inorga PPYNI

Mataram (Suara NTB) – Hari kedua pertandingan pada Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI) di Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII NTB kembali digelar di Graha Praja Bakti Kantor Gubernur NTB, Rabu (30/7/2025.

Persaingan antar daerah meraih medali pada nomor ini cukup ketat. Tim tuan rumah harus berusaha menunjukkan kemampuannya dalam memberikan yang terbaik buat daerah. Peserta dari daerah yang ikut serta pada nomor ini bertekad menambah medali pada inorga ini, termasuk Kontingen NTB.

Ketua YPPNI NTB Dra. Hj. Nursiah, menegaskan, NTB telah menargetkan 5 medali pada Fornas VIII tahun 2025. Sebagai tuan rumah, tentu harapan ini bisa terwujud, karena sudah mendapatkan 3 medali emas pada pertandingan Selasa, 29 Juli 2025.

Sebelumnya, NTB mendapatkan medali pada kategori 40 tahun ke bawah. NTB berada di bawah Provinsi Banten yang mendapatkan emas dan NTB medali perak. Sementara kategori 40 tahun ke atas NTB memperoleh emas dan Sumatera Selatan (Sumsel) meraih medali perak.

Pada kategori beregu, NTB kembali meraih medali emas, kontingen Bali medali perak dan Banten meraih medali perunggu. Pada kategori Surya Namaskar, NTB kembali menyabet medali emas dan perak, sedangkan tim dari Provinsi Sumsel meraih medali perunggu.

Diakuinya untuk mendapatkan medali tidaklah mudah. Pihaknya tidak terlalu berambisi untuk meraih medali pada Fornas VIII, karena saingan dari daerah lain juga cukup ketat.

‘’Persiapannya kita tidak terlalu ambisi dan begitu maksimal. Kita pelatihan dulu. Sebelumnya, ada pelatihan pelatih dan juri dari bulan Februari. Jadi orang-orang pusat itu hadir di sini di bulan Februari untuk melatih instruktur. Setelah ada pelatihan pelatih dan juri dari Jakarta datang ke sini. Itulah menjadi dasar kita melatih,’’ terangnya. (ham)

RELATED ARTICLES
IKLAN

VIDEO