Taliwang (Suara NTB) – Hj. Hanipah resmi dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Sumbawa Barat. Pengukuhan Hj. Hanipah yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati KSB ini digelar bersamaan dengan acara pelantikan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Masa Bhakti 2025-2030 pada, Rabu, 30 Juli lalu.
Pelantikan Ibunda Guru dan pengurus PGRI KSB itu disaksikan langsung oleh Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah. Dalam sambutannya Bupati memberikan apresiasi kepada PGRI sebagai organisasi profesi untuk menjadi mitra pemerintah dalam mendorong kemajuan pendidikan.

Ia menyatakan bahwa keberhasilan memajukan dunia pendidikan sangat bergantung pada profesionalisme para guru. “SPM pendidikan di KSB saat ini mencapai 97 persen. Dilihat dari keberpihakan anggaran sesuai amanat undang-undang, ada 20 persen dari nilai APBD yang dialokasikan ke pendidikan. Diharapkan di akhir 2025 SPM pendidikan bisa mencapai 100 persen,” sebut Bupati.
Bupati menyatakan, Pemda KSB sangat konsen mengejar keterpenuhan standar pelayanan minimal (SPM). Sebab jika telah terpenuhi maka Pemda berpeluang melakukan intervensi program di luar kewenangannya demi inovasi pelayanan pendidikan yang lebih luas dan merata. “Makanya semua yang masuk dalam elemen SPM Pendidikan kita coba penuhi secepatnya,” katanya.
Salah satu bentuk dukungan nyata, Pemda KSB saat ini konsen terhadap peningkatan kualitas guru. Pemda KSB menunjukkan komitmennya itu dengan menjadi satu-satunya daerah di NTB yang secara khusus mengalokasikan anggaran untuk sertifikasi guru agama.
“Dukungan itu kita harapkan berdampak pada peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan, tidak hanya dalam forum sarasehan, tetapi juga hingga tahap sertifikasi,” sebutnya seraya berpesan agar guru menjadi corong pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program daerah. “Ayo semua berperan aktif dalam mensukseskan program pemerintah yakni Kartu Sumbawa Barat Maju,” pinta Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati, Hj. Hanipah yang juga dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Sumbawa Barat, mengajak seluruh elemen Pendidikan untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif, nyaman, serta mendorong inovasi dalam pembelajaran.
Menurut dia, guru harus menjadi lokomotif terdepan di sekolah dalm rangka penciptaan berbagai inovasi pembelajaran untuk menunjang kemajuan dunia pendidikan di daerah. “Semoga dengan momen pelantikan pengurus PGRI ini diharapkan dapat memperkuat peran profesi guru sebagai garda terdepan pendidikan yang berintegritas dan adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman,” imbuhnya.(bug/*)
PGRI –


