Tanjung (Suara NTB) – Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU), Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., mempromosikan 2 pejabat hasil seleksi PJPT beberapa waktu lalu. Pengambilan sumpah keduanya, dilakukan di aula Kantor Bupati, Jumat, 1 Agustus 2025.
Pejabat yang dilantik masing-masing, Heryanto, SP., sebagai Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Lombok Utara, dan dr. H. Lalu Bahrudin, M.Kes., sebagai Kepala Dinas Kesehatan.
Kedua figur yang diangkat kembali oleh Bupati ini, merupakan pejabat yang kenyang pengalaman. Hery pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda dan Kepala Dinas P2KBPMD. Namun di masa pemerintahan sebelumnya, ia langsung dinonjobkan sebagai staf selama periode 4 tahun masa jabatan Bupati – Wakil Bupati.
Sementara Bahrudin, kapasitas dan kompetensi personalnya juga tidak diragukan oleh publik. Ia pernah beberapa kali menjadi Kepala Dinas Kesehatan, dan pernah pula menjabat sebagai Direktur RSUD KLU.
Senada Hery, Bahrudin juga berstatus non job akibat dari kebijakan Bupati sebelumnya. Namun oleh Bupati, H. Najmul Akhyar kemampuannya dihargai dengan menjadikan dr. Bah sebagai Plt. Kepala Dinas Kesehatan KLU sebelum akhirnya mengikuti seleksi dan dilantik.
Bupati dalam amanatnya menyampaikan, agar seluruh elemen pada OPD membangun kolaborasi dan inovasi. Tanggung jawab dijalankan dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati melanjutkan, bahwa meskipun tugas yang diberikan cukup berat, hal itu tidak boleh menjadi momok yang menakutkan. Pemberian tanggung jawab ini adalah amanah, disertai keyakinannya bahwa kepercayaan yang sudah diberikan akan dilaksanakan dengan baik.
“Percepatan, inovasi dan peningkatan nilai tambah dalam pelayanan publik merupakan bagian penting dari penilaian kinerja pemerintah daerah,” ujar Najmul.
Dikatakan Bupati, salah satu bidang yang menjadi perhatian khusus adalah sektor kesehatan. Sektor ini masih membutuhkan perjuangan besar agar mampu memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat.
“Keramahtamahan dalam pelayanan juga menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat masyarakat. Kita harus hadir dengan solusi yang memudahkan,” imbuhnya.
Kesempatan yang sama, Wakil Bupati KLU, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., turut menyampaikan arahan kebijakan dan harapannya kepada pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan kerja dan komitmen untuk menyejahterakan masyarakat.
“Saya ingatkan kembali, jam kerja kita mulai pukul 07.30 hingga 16.00. Jabatan yang diemban bukan sekadar posisi, tetapi tanggung jawab besar untuk memakmurkan masyarakat,” ujar tegas Kus.
Dirinya optimisme bahwa jika semua pejabat yang dilantik mampu menjalankan tugasnya dengan baik, pelayanan OPD akan menjadi simbol pembangunan di masa depan. OPD juga merupakan representasi dari kebijakan yang diambil oleh Pimpinan daerah, dimana seluruhnya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (ari)



