Sabtu, Maret 7, 2026

BerandaNTBSUMBAWADitinggal Pemilik, Rumah di Desa Stowe Brang Terbakar

Ditinggal Pemilik, Rumah di Desa Stowe Brang Terbakar

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Satu unit rumah kayu (panggung) yang berada di dusun Batu Rea, Desa Stowe Brang, Kecamatan Utan terbakar, Minggu, 3 Agustus 2025 sekitar pukul 13. 30 wita dengan kerugian ditaksir mencapai Rp60 juta.

“Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, karena pemilik rumah tidak diketahui keberadaanya, sementara penyebab kebakaran dalam proses penyelidikan,” Kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) H. Sahabuddi, kepada wartawan, kemarin.

Peristiwa kebakaran itu menjadi tontonan warga sekitar, karena tidak ada sumber air yang bisa dimanfaatkan oleh proses pemadaman. Apalagi saat kejadian pemilik rumah Maiyah  tidak berada ditempat dan tidak diketahui keberadaanya yang mengakibatkan seluruh barang yang ada dalam rumah tersebut ludes terbakar.

“Jadi, pada saat kejadian pemilik rumah tidak ada di tempat, api baru bisa kita padamkan sekitar 1 setengah jam tepatnya pukul 14. 13 wita setelah satu unit armada turun ke lokasi,” ujarnya.

Proses pemadaman juga berlangsung dramatis karena petugas kesulitan untuk mencapai lokasi yang berada didalam gang yang cukup sempit. Kondisi itu kembali diperparah dengan banyaknya warga yang datang menonton, beruntung api tidak merembet ke rumah lainnya.

“Di proses pemadaman kita turunkan satu unit mobil pemadam  dari Pos Utan dan satu unit fire jeff sehingga apa tidak merembet ke rumah lainnya,” ucapnya

Berdasarkan hasil pemeriksaan, material yang terbakar meliputi seluruh isi rumah  beserta isinya. Sementara penyebab terjadinya kebakaran masih dilakukan investigasi lebih lanjut pihak kepolisian meski indikasi awal akibat korsleting listrik.

“Penyebab kebakaran kita belum ketahui secara pasti, namun hasil keterangan sementara di lokasi kejadian kebakaran akibat korsleting listrik,” tambahnya.

Dia pun meyakinkan, bahwa hasil investigasi terhadap puluhan kasus kasus kebakaran yang terjadi di Sumbawa rata-rata karena faktor kelalaian pemilik rumah. Bahkan di salah satu rumah, pihaknya menemukan adanya sisa material listrik yang menjadi penyebab kebakaran.

“Rata-rata kebakaran terjadi karena pemilik rumah yang lalai, apalagi Sumbawa saat ini masuk dalam dasarian pertama musim kemarau,” sebutnya.

Selain itu, peremajaan instalasi kelistrikan juga harus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan mengurangi risiko terjadinya kebakaran yang lebih fatal. Karena jika dibiarkan dikhawatirkan akan menjadi pemicu terjadinya kebakaran.

“Kita harus waspada kemungkinan yang akan terjadi dengan tetap melakukan pengecekan secara intensif terhadap instalasi kelistrikan yang kita miliki,” tukasnya. (ils)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO