Tanjung (Suara NTB) – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., mengingatkan pentingnya pembinaan anak melalui kegiatan ekstrakurikuler, salah satunya Kepramukaan. Wadah ini dapat membantu siswa mengembangkan potensi, minat, dan bakat yang mungkin belum terungkap dalam kegiatan kurikuler, sekaligus pembentukan karakter siswa menjadi lebih baik melalui pengalaman berorganisasi dan bekerja sama.
Pada Jambore Gerakan Pramuka Penggalang IV Kwartir Ranting Kecamatan Gangga, Kusmalahadi, Sabtu, 2 Agustus 2025 mengungkapkan, gerakan Pramuka berperan dalam melatih kedisiplinan dan kemandirian siswa sejak dini. Bahkan, jika melihat tantangan di masa depan, ekstrakurikuler satu ini akan membekali siswa untuk survive di setiap tantangan.
“Saya berharap jambore ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membentuk karakter generasi muda Lombok Utara yang berkualitas,” ungkapnya.
Ia menekankan, jambore Pramuka ini bukan sekadar berkumpul dan menggelar api unggun. Lebih dari, momen ini menjadi media transformasi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berpesan, siswa siswi KLU agar lebih digembleng baik dari aspek kurikulum pendidikan maupun ekstrakurikuler. Para pembina Pramuka, juga diminta untuk memberikan pembinaan dengan sepenuh hati.
“Anak-anak kita adalah aset berharga bagi masa depan Lombok Utara. Mungkin di antara adik-adik peserta jambore ini, ada yang kelak akan menjadi pemimpin di Lombok Utara. Oleh karena itu, mari kita pastikan regenerasi kita berjalan dengan baik,” pesannya.
Untuk diketahui, Jambore Kwartir Cabang Kecamatan Gangga diikuti oleh perwakilan siswa sekolah SD dan SMP. Jambore kali ini dipusatkan di Lapangan Telaga Maluku, Desa Rempek, Kecamatan Gangga. Kegiatan dilaksanakan mulai Jumat-Minggu (1-3/8). Jambore tidak hanya menunjukkan apresiasi dan minat yang tinggi dari masyarakat, tetapi juga menghidupkan perekonomian para pedagang di wilayah sekitar. (ari)



